
| Rabu, 17 Maret 2004 | Semarang & Sekitarnya |
Massa PDK Keliling Kota
UNGARAN- Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan (PDK) yang mendapat jadwal kampanye di daerah pemilihan (DP) 1 Semarang yang dipusatkan di alun-alun mini depan rumah dinas Bupati Semarang Jl A Yani Ungaran. Meski kegiatan baru dimulai pukul 10.00, sejak pagi ratusan pendukung partai itu sudah memenuhi alun-alun mini. Mereka datang dengan menumpang sepeda motor, truk, mobil station, dan pikap. Dalam orasinya, para juru kampanye mengingatkan para kader agar tetap menjaga dan melaksanakan visi, misi, dan tujuan partai. Yakni, mewujudkan pemerintahan yang bersih dan amanah. Selain itu, mereka berjanji akan memberantas pengangguran dan memperluas lapangan pekerjaan. Setelah mendengarkan orasi Amin Subianto, Nabi Putratno, dan Hadiyati, massa berkonvoi keliling kota. Sepanjang perjalanan, mereka menggeber-geberkan gas kendaraan sehingga mengganggu pemakai jalan lain. Bahkan pada sejumlah ruas jalan, arus lalu lintas tersendat. Apalagi ketika konvoi mereka terlihat ''mengusai'' jalan, bahkan kendaraan roda dua berjajar empat-lima. ''Kampanye seperti ini justru mengundang antipati warga. Mestinya tidak perlu cara-cara seperti ini,'' kata seorang warga Ungaran. Ekstrakeras Agar lalu lintas tidak macet, Kasatlantas Polres Semarang AKP Kusnoto bersama anak buahnya bekerja ektrakeras. Polisi memecah arus lalu lintas sehingga tidak menumpuk di pusat kota. Sebagian arus lalu lintas dari arah Semarang dialihkan lewat jalur alternatif, sedangkan dari arah Solo lewat jalur bus antarkota. ''Kalau arus lalu lintas tidak dipecah, bisa terjadi penumpukan. Apalagi konvoi ini dilakukan pada jam sibuk,'' kata petugas Satlantas yang berjaga di pos Pasar Ungaran. Berdasarkan laporan di Mapolres Semarang, ada tiga partai yang tidak mengajukan izin kampanye pada putaran ke-6 ini. Yakni Partai Amanat Nasional, Partai Nasional Banteng Kemerdekaan, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia. Adapun Partai Demokrat menggelar kampanye dialogis di Kecamatan Bergas. ''Sampai sore ini (kemarin-Red) ketiga partai itu belum mengajukan izin kampanye,'' kata Kasat IPP AKP Sunardi. (D14-45c) |