logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 17 Maret 2004 Semarang & Sekitarnya  
Line

KPU Kendal Sebar 100.000 Poster

  • Pencoblosan Diharapkan Akurat

KENDAL - KPU Kabupaten Kendal menyebar 100.000 lembar poster pencoblosan tepat akurat. Upaya tersebut guna lebih memberikan pemahaman kepada masyarakat, sehubungan dengan sosialisasi pemilu.

Poster bergambar cara mencoblos gambar partai/caleg dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tersebut disebar di enam daerah pemilihan (DP) di Kendal.

Poster berukuran sekitar 30 x 20 cm tersebut dibuat oleh KPU Kendal melalui jasa percetakan. Pendanaannya menghabiskan Rp 21 juta, diambil dari APBN pos sosialasi pemilu.

''Poster akan ditempelkan di rumah-rumah penduduk. Di setiap lima rumah akan ditempel dua poster itu. Asumsinya, tiap 2,5 rumah akan ada selembar poster. Berdasar penghitungan statistik, di wilayah Kendal terdapat 235.000 rumah. Jadi, 100.000 poster itu akan menjangkau semua rumah warga,'' kata anggota KPU Kendal Drs Joko Prihatmoko di kantornya, kemarin.

Pemasangan atau penempelan poster dilakukan panitia pemungutan suara (PPS), panitia pengawas kecamatan (PPK), KPU, dan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di tiap-tiap wilayah atau desa/kecamatan.

Tatap Muka

''Bersamaan dengan penempelan poster, juga dilakukan sosialisasi kepada warga mengenai cara-cara pencoblosan yang tepat dan akurat".

Dalam hal ini, kata Joko, KPU juga membantu melakukan sosialisasi pemilu khususnya di wilayah yang dijadikan sampel.

Setiap kecamatan akan diambil dua desa sampel untuk kegiatan tersebut, yaitu satu desa terpencil dan satu desa terjangkau.

Terbatasnya anggaran menjadi salah satu faktor KPU tidak melakukan sosilasi ke seluruh desa, yang mencapai 265 desa. ''Yang jelas, sosialisasi pencoblosan tepat akurat dilakukan secara tatap muka dengan warga atau calon pemilih," jelasnya..

Dia menambahkan sosialisasi pemilu itu diharapkan tepat sasaran karena menjangkau wilayah rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW).

" Kami berharap masyarakat benar-benar mengetahui secara gamblang cara mencoblos gambar partai, caleg, dan calon anggota DPD."

Faktor keterbatasan dana juga menjadikan pihaknya tidak bisa melakukan simulasi pemilu ke seluruh DP.

''Upaya itu belum dapat kami lakukan sepenuhnya. Simulasi hanya dilakukan di beberapa wilayah DP yang dijadikan sampel. (G15-45e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA