
| Rabu, 17 Maret 2004 | Semarang & Sekitarnya |
Cemburu, Aniaya Teman Sekampus
GUNUNGPATI- Seorang mahasiswa PTN dan seorang pelajar SMA swasta di Semarang, Senin (15/3) malam, mengamuk di sebuah rumah kos Jl Pete Raya, Sekaran, Gunungpati. Mereka menghajar Achmad Syaifudin (20), penghuni kos, hingga babak belur. Sekitar dua jam seusai kejadian, kedua tersangka yakni Anggris Yudha Asmoro (21) yang kos di Jl Gang Setanjung, Sekaran dan Budi Cahyono (22) yang tinggal di Jl Sekaran Raya Gunungpati ditangkap polisi. Keduanya kini ditahan di Polwiltabes. Penganiayaan dipicu oleh rasa cemburu Anggris, karena bekas pacarnya bernama Neni, yang belum lama putus darinya, diajak pergi Syaifudin. Anggris, Neni, dan Syaifudin kuliah di kampus yang sama, tapi ketiganya beda fakultas. Agaknya Anggris masih mencintai Neni, sehingga dia amat kesal mengetahui gadis pujaannya itu kencan dengan lelaki lain. Anggris menuturkan, Senin sekitar pukul 20.00 dia pergi ke kos Neni di Sekaran untuk memperjelas hubungan mereka. Pemuda asal Pacitan, Jawa Timur itu mengaku beberapa waktu lalu setelah putus, meminta Neni kembali meneruskan hubungan. Namun Neni belum memberikan jawaban. ''Saya hendak bertanya lagi apakah dia mau terus,'' ujar Anggris di sela-sela pemeriksaan di ruang Unit Bunuh Culik Polwiltabes, Selasa (16/3). Ketika ditemui, Neni mengatakan hendak pergi karena diajak Syaifudin. Hal itu membuat Anggris sakit hati. Dia kemudian pulang dan mengajak temannya, Budi, untuk membuat perhitungan dengan pria saingannya itu. Sesampai di kos korban, keduanya langsung menghajar Syaifudin. Pemuda itu tak berkutik karena dikeroyok. Kedua pelaku baru menghentikan aksinya setelah dilerai beberapa teman kos korban. Akibat penganiayaan itu, Syaifudin terluka di wajah, tangan, dan punggung sehingga harus dirawat di rumah sakit. Polisi yang mendapat laporan dari teman-teman Syaifudin mendatangi lokasi kejadian, dan tanpa banyak kesulitan meringkus kedua tersangka di kamar kosnya yang tak jauh dari kos korban. (G3-45c) |