
| Rabu, 17 Maret 2004 | Semarang & Sekitarnya |
Ibu Muda Curi Emas Milik TantenyaSEMARANG TENGAH -Seorang ibu muda kemarin ditahan polisi, karena mencuri uang dan sejumlah perhiasan emas milik tantenya. Tersangka, Alfin Devina alias Vivi (24), warga Jl Progo Gang III, Semarang mengaku terpaksa mencuri karena butuh uang untuk keperluan hidup keluarga sehari-hari. Namun, ibu satu anak berumur 4 tahun itu membantah mempunyai utang hingga nekat melakukan tindakan tersebut. Pencurian dilakukan Sabtu (13/3) petang di rumah Lucia Sumarni (74), Jl KH Wahid Hasyim RT 1 RW 3 Kelurahan Bangunharjo. Saat kejadian, pemilik rumah sedang ke gereja. Lucia sama sekali tidak menyangka Vivi tega mencuri barang miliknya. Pasalnya, dia sudah menganggap Vivi sebagai bagian dari keluarganya. Ibu Vivi adalah teman dekat Lucia. Kejadian itu bermula ketika Vivi, sambil menggendong anak semata wayangnya, bertandang ke rumah Lucia pada Sabtu pukul 11.00. Hal itu sudah biasa dilakukannya, sehingga Lucia pun menerima kedatangannya dengan tangan terbuka. Saat itu Vivi mengaku mampir sambil menunggu suaminya yang akan menjemputnya. Sekitar pukul 16.00, Lucia pergi ke gereja. Kunci rumah dititipkan ke Vivi. Ternyata kesempatan itu dimanfaatkan oleh wanita asal Bandung itu untuk menyikat barang berharga milik korban. Dia merusak pintu kamar, lalu mengambil brankas di lemari yang antara lain berisi emas lantakan seberat 187 gram dan puluhan uang koin kuno. Peristiwa itu secara kronologis dia ceritakan saat melapor ke aparat Polsek Semarang Tengah. Beberapa anggota Unit Reskrim segera mencari Vivi, tetapi tersangka tak dapat cepat ditemukan. Dia ternyata tinggal berpindah-pindah. Selain ke rumah suaminya di Randusari, juga beberapa rumah temannya. Senin pagi, polisi mendapat informasi pelaku berada di rumah seorang temannya di Jl Jolotundo. Dia kemudian ditangkap. (G3-45k) |