
| Sabtu, 13 Maret 2004 | Surat Pembaca |
Dukung Ir Budi Santoso Calon DPD No 47Saya warga Jateng mendukung serta berjuang membela Bapak Ir Budi Santoso sehingga terpilih sebagai duta rakyat Jateng pada DPD mendatang. Berbagai upaya telah Bapak lakukan termasuk mohon doa restu dari Mas Sahal Mahfudh sang ketua umum MUI. Saya angkat jempol atas perjuangan Bapak tersebut. Bila diperhatikan sepintas, Bapak murni memperjuangkan aspirasi rakyat Jateng. Lihat saja saat ini Bapak pada posisi terhormat dan dihormati rakyat baik sebagai pemilik maupun penanggung jawab Suara Merdeka yang independen dan Wawasan.. Bahkan bukan untuk mencari dana pribadi karena Bapak merupakan pengusaha yang turah dana. Nah di sinilah saya melihat kemurnian perjuangan Bapak. Masalahnya sekarang, bagaimana dalam pesta demokrasi 5 April 2004, perjuangan Bapak menjadi anggota DPD tercapai melalui dukungan rakyat. Saya punya usul: - Kesempatan yang tinggal menghitung hari ini betul-betul dimanfaatkan melalui pemberian informasi visi, misi, foto yang sama dengan foto sebagai calon DPD. Juga jangan lupa nomor Bapak yang 47 walau hal itu saya ketahui dari koran Bapak beberapa waktu lalu. - Bila mungkin ditempatkan berita tersebut yang menarik secara berkala baik di Suara Merdeka maupun di Wawasan. Dengan demikian rakyat Jateng akan 100% mendukung keberadaan Bapak di Dewan Perwakilan Daerah. Semoga... matur nuwun. H Abdul Basith
***
Danau Resapan Bekas Bom AURI
Saya menanggapi surat Sdr Rachmad Ichwanto 5 Maret 2004 perihal danau resapan di Gombel Semarang. Kalau yang dimaksud danau kecil di sebelah barat hotel Alam Indah dan di sebelah selatan pom bensin Gombel, menurut saya sebenarnya bukan danau kecil resapan. Sepengetahuan saya danau kecil tersebut bekas tembakan bom AURI pada masa perang kemerdekaan melawan Belanda. Memang jatuhnya bom belum tepat namun hal itu sudah membakar semangat para pejuang. Cerita itu saya peroleh dari almarhum kakak yang dimakamkan di kerkhoft Ambarawa. Kakak saya purnawirawan AURI yang pernah bertugas di Maguwo Yogyakarta, Singkawang Kalimantan, Makasar dan kalau tidak salah terakhir dinas di Subang Jabar. Namanya BJ Soekohoetomo. Kebenaran cerita kakak kiranya dikaji dan diteliti oleh TNI AU, karena tempat itu dapat didirikan monumen keperkasaan AURI. Setidaknya kita mengerti Bangsa Indonesia pernah berjuang mati-matian untuk satu, Indonesia Merdeka. Saya merasakan hingga kini. Harapan saya semoga setelah pemilu lahir patriot-patriot bangsa seperti the founding fathers. Dan seperti biasa saya bersesanti, hari ini harus lebih baik dari kemarin. Japie Soebyakto
***
Terima Kasih untuk Penolong Kecelakaan
Melalui tulisan ini, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang menolong anak saya. pada 2 Maret 2004 malam saat dia jatuh di sekitar kampus UNY Colombo Yogyakarta dengan luka di kepala. Atas pertolongan seseorang, anak saya dibawa ke rumah sakit dan menyelamatkan kendaraan sekaligus nyawanya. Juga penghargaan kepada pihak RS Bethesda yang dengan cepat menangani anak saya yang dalam keadaan tidak sadar dari ing ngatase hanya seorang mahasiswa dan sendirian lagi, sehingga sekarang dia sehat. Saya baru menyadari zaman seperti sekarang ini masih ada orang yang berhati mulia, menolong sesama dengan tulus ikhlas. Semoga Allah SWT menerima kebaikan Anda. Ny Rudati
***
Atasi Sering Diare
Anda sering buang air atau diare ?. Sungguh menjengkelkan karena harus bolak - balik ke kamar mandi sehingga membuat badan terasa lemas. Sebenarnya buang air atau diare dapat diobati dengan memakan biji buah pepaya yang sudah dikeringkan. Caranya, ambil buah pepaya, belah dan ambil bijinya, kemudian dijemur hingga kering dan simpan dalam toples. Jika diperlukan gunakanlah biji tersebut sebanyak sepuluh butir dan setelah memakannya sebanyak 3 kali, akan sembuh. Nita Krisia
***
Berani Mencoba
Siapa yang tidak kenal Veri. Meskipun malam puncak AFI (Akademi Fantasi Indosiar) telah lewat beberapa minggu lalu, hingga kini "demam" Veri Affandi belum juga reda. Veri yang berasal dari Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat Sumatera Utara, sejak awal memang menarik simpati pemirsa. Dengan penampilannya yang sederhana dan berkesan lugu. banyak keluarga jatuh hati kepadanya. Pemuda lulusan STM ini anak seorang tukang becak yang berusaha meningkatkan kehidupannya lewat wadah pemilihan bintang baru. Ya, Veri bisa seperti sekarang karena berani mencoba. Jika ingin terus maju, harus mencoba sesuatu yang lebih besar atau menerjuni bidang baru. Dan untuk itu selalu berisiko kemungkinan gagal. Kita tidak mungkin menemukan lautan biru jika tidak berani berlayar jauh dari pantai. Dengan kata lain, tidak mungkin mendapat peluang tanpa mau menghadapi risiko. Saya ingin kutipkan apa yang diucapkan Veri di televisi mengomentari peserta AFI yang harus tereliminasi: "Janganlah kamu menilai mereka yang mencoba dan gagal. Tetapi nilailah mereka yang gagal mencoba". Lagian, menjadi hukum besi kehidupan, banyak cara menjadi orang gagal, tetapi tidak berani mencoba adalah cara paling bagus untuk menjadi orang gagal. Ya, lewat AFI mestinya kita bisa belajar, tidak semua akan sukses. Banyak yang akan gagal, begitulah cara manusia akan maju. Pernahkah kita melihat emas? Semakin panas api yang melebur semakin murni emas dihasilkan. Begitu juga dengan kita semua. Kita perlu diuji dengan masa sulit dan menderita sebelum menjadi unggul. Joko Suprayoga
***
Tanggapan PT Telkom
Menjawat tulisan Bapak Oon Zamron 7 Maret 2004 dan Bapak Jamzani 8 Maret 2004, saya ucapkan terima kasih. Untuk Bapak Oon maupun calon pelanggan lain yang berlokasi di Karangjati Sampang, Cilacap saya jelaskan bahwa jaringan/nomor telepon yang mencatu lokasi tersebut saat ini telah penuh/habis. Karenanya permintaan belum dapat dilayani. Sampai saat ini rencana pengembangan fasilitas dengan jaringan kabel di sekitar lokasi belum terjadwalkan dan untuk itu mohon maaf. Bagi Bapak Jamzani, Telkom Flexi baru beroperasi di 3 kota Semarang, Solo dan Yogya serta dalam waktu dekat menyusul Purwokerto, Pekalongan dan Tegal. Secara teknis belum dapat memastikan apakah di lokasi Bapak bisa terjangkau. Untuk itu bila Telkom Flexi telah beroperasi di Purwokerto harap menghubungi Yantel setempat. Mohon maaf atas keterbatasan tersebut. Toto Sugiyono |