logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 13 Maret 2004 Liputan Pemilu 2004  
Line

Pemilu 2004

Didaulat Tertawa ala Mak Lampir

BINTANG sinetron Misteri Gunung Merapi, Farida Pasha, yang lebih kerap dipanggil Mak Lampir oleh para penggemarnya, Jumat (12/3) ikut tampil memeriahkan kampanye Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) di Cilacap. Dia datang bersama suaminya, Drs Edi Rahmat, Ketua DPD I PKPB Jateng.

Mak Lampir bersama suaminya datang ke Cilacap untuk mendampingi Ketua Umum DPP PKPB R Hartono dan calon presiden partai itu, Hj Siti Hardiyati Indra Rukmana alias Tutut, yang tampil sebagai juru kampanye.

Meski pada saat PKPB berkampanye di Pantai Teluk Penyu, Farida Pasha tidak tampil sebagai juru kampanye, wanita itu selalu dielu-elukan massa yang sebagian besar nelayan. Mereka berteriak memanggil-manggil Mak Lampir.

Bahkan seorang wanita nelayan mendaulat agar Farida Pasha tampil hanya untuk sekadar memamerkan tertawanya ala Mak Lampir, tokoh dari dunia hitam dalam serial Misteri Gunung Merapi. "Bu Farida, tolong tertawa seperti Mak Lampir dong. Kami ingin mendengarkan langsung suara Ibu kalau tertawa," teriak wanita itu.

Seorang Satgas PKPB mengulang permintaan wanita tadi. "Maaf, Bu Farida. Ibu diminta tampil hanya untuk tertawa seperti Mak Lampir."

Mendengar permintaan tersebut, Farida segera meletakkan tasnya. Namun ketika dia mau beranjak dari tempat duduk, tiba-tiba pembawa acara mengingatkan bahwa waktu sudah menunjukkan pukul 11.30, dan sebagian anggota rombongan serta yang menghadiri acara itu harus bersiap-siap menuju ke masjid untuk menunaikan shalat jumat.

Farida Pasha ketika ditemui Suara Merdeka di Hotel Wijayakusuma mengatakan, kendati masih disibukkan dengan kegiatan syuting sinetron Misteri Gunung Merapi, sebagai istri tokoh politik dia akan selalu mendampingi suaminya berkampanye.

"Saya saat ini masih tinggal di Jakarta. Sebab, jadwal saya masih cukup padat. Biasa, syuting menjadi Mak Lampir. Akan tetapi setelah 15 Maret, saya akan tinggal di Semarang menemani suami kampanye," kata istri Edy Rochmad. Dia mengaku hanya sekadar mendampingi suami dan sekaligus meramaikan kampanye PKPB. "Saya tidak jadi juru kampanye kok. Saya cuma mendampingi suami, sekalian meramaikan kampanye aja."

Namun kalau pas ada jadwal syuting, dengan sangat terpaksa dia tidak bisa menemani sang suami berkampanye. (ag-85j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA