logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 13 Maret 2004 Liputan Pemilu 2004  
Line

Pemilu 2004

PAN No, Amien Yes

  • Dianggap Pembelajaran Politik

KUDUS- Ketua Umum DPP PAN Amien Rais membantah isu kebobrokan pengurus partainya yang akan berdampak pada berkurangnya perolehan suara.

Adanya pihak-pihak yang menyatakan "PAN No, Amien Yes" dianggap merupakan pembelajaran politik bagi PAN. Hal tersebut bisa dijadikan bahan introspeksi untuk organisasi.

Amien mengatakan hal itu sebelum orasi secara terbuka di lapangan Kedungdowo, Kudus, kemarin. Sebelumnya dia menghadiri dialog interaktif di Gedung Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI), serta menjadi khotib salat Jumat di Masjid At-Taqwa Desa Jatikulon, Kecamatan Jati.

Sementara itu sekitar 99 persen massa kampanye PAN di Kudus saat konvoi menuju Lapangan Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, kemarin melanggar peraturan lalu lintas. Mereka tidak mengenakan helm pengaman.

"Mereka sudah kami beri surat peringatan. Dalam rapat yang digelar antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwas) tadi (kemarin-red), akan dilayangkan surat peringatan," cetus Wakil Ketua Panwas, Saekhan Muchith.

Menurut dia, pelanggaran yang berhubungan dengan lalu lintas diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk menindak.

Sedangkan pelanggaran yang berkait dengan aturan main kampanye, diserahkan kepada KPU untuk melakukn tindakan.

Catatan Panwas pada hari pertama kampanye Kamis lalu, PAN diketahui paling banyak melakukan pelanggaran dalam soal pemasangan alat peraga kampanye di tempat umum. Pelanggaran itu yakni, mereka memasang di wilayah yang dinyatakan bebas dari atribut partai.

Setengah Tepat

Amien Rais mengatakan, pada Pemilu 5 April nanti, PAN siap berada dalam posisi tiga besar dalam perolehan suara.

"Posisi tiga besar bukan sebuah harga mati, bisa kedua atau bahkan pertama. Tapi yang jelas bukan keempat atau kelima," jelasnya.

Dalam menghadapi pemilu kali ini, partainya mempersiapkan diri sejak awal.

Khusus untuk urusan publikasi, PAN menganggarkan Rp 7 miliar untuk delapan stasiun televisi yang mengikuti perjalanan kampanyenya. (ton-64)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA