logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 13 Maret 2004 Liputan Pemilu 2004  
Line

COBLOSAN

Kiemas-Guruh di Boyolali

BOYOLALI - PDI-P Boyolali, Sabtu ini, akan menggelar kampanye putaran pertama. Kampanye untuk daerah pemilihan Jateng V itu akan dipusatkan di lapangan Kecamatan Banyudonno. Juru kampanye dari pusat pun didatangkan untuk menggembleng kader banteng mencereng dalam lingkaran. Yakni, Taufik Kiemas, Guruh Soekarnoputra, dan Ketua DPP Gunawan Wirosaroyo.

Adapun Partai Golkar pada 23 Maret akan mendatangkan juru kampanye yang ikut konvensi Partai Golkar, Jenderal (Purn) Wiranto, serta mantan Bupati Boyolali Kolonel (Purn) HH Hasbi. Kampanye berupa rapat umum itu akan berlangsung di Lapangan Sunggingan, Boyolali.

Ketua DPD Partai Golkar Boyolali, Bambang Sutoyo, menyatakan selain mendatangkan juru kampanye dari pusat, semua calon anggota DPRD kabupaten, provinsi, dan DPR juga siap menjadi juru kampanye. (shj-29g)

Nyepi, Tak Boleh Kampanye

JAKARTA-Libur nasional Hari Raya Nyepi yang jatuh tanggal 22 Maret 2004, tidak boleh ada kampanye. Khusus untuk Bali dan daerah-daerah yang sebagian penduduknya umat Hindu, KPU Pusat menyerahkan pengaturannya pada KPU daerah.

Penetapan tidak dibolehkannya kampanye pada hari Raya Nyepi itu, tertuang dalam surat KPU kepada Sekretariat Negara tentang Jadwal Kampanye, tertanggal 12 Maret 2004. Dalam surat yang ditandatangani Wakil Ketua KPU Ramlan Surbakti, menyebutkan ketentuan itu sesuai Pasal 71 ayat (6) tentang penetapan jadwal waktu kampanye.

Pelanggaran terhadap kampanye yang dilakukan di luar jadwal waktu yang telah ditetapkan oleh KPU, sebagaimana dimaksud Pasal 138 ayat (3) Undang-undang Nomor 12 tahun 2003, dikenakan sanksi pidana penjara paling singkat 15 hari.(bn-88)

Hari Ke-2 Kampanye Sepi

BANDUNG-Hari kedua pelaksanaan kampanye Pemilu 2004 di Bandung berlangsung adem ayem. Tidak ada arak-arakan berarti, yang ada kesemarakan atribut parpol yang semakin meramaikan pemandangan kota.

Di setiap sudut kota, para calon anggota DPD juga makin gencar memperkenalkan dirinya. Selain kartu nama dan kalender, spanduk menjadi alternatif perkenalan mereka kepada publik, seperti yang terpasang tepat di depan Gedung Sate Bandung.

Partai Buruh Sosial Demokrat yang menggelar kampanye di Lapangan Saparua, menggelar panggung hiburan dangdut. Kendati diguyur hujan, sejumlah massa tetap asyik bergoyang menikmati alunan musik rakyat itu. Sementara dua partai lain, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) melakukan kampanye tertutup, dan Partai Golkar melakukan kampanye media. (dwi-64)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA