
| Sabtu, 13 Maret 2004 | Liputan Pemilu 2004 |
Pemilu 2004''Moncong Putih'' Banjiri KarangbirahiBREBES-Warga moncong putih, kemarin sore tumpah ruah di Stadion Karangbirahi, Kota Brebes, pada kampanye putaran pertama PDI-P di Kabupaten Brebes. Bak kerumunan semut, lapangan sepakbola paling besar di kota Telur Asin itu, mendadak jadi sempit dengan kehadiran berpuluh truk simpatisan partai berlambang banteng mencereng dalam lingkaran. Massa mulai berdatangan sejak pukul 11.00 dari berbagai penjuru. Kumpulan massa makin menyemut, seusai salat Jumat. Tempat parkir depan stadion, berubah menjadi arena parkir truk, pikup dan sepeda motor. Massa bergerombol memasuki stadion pukul 14.00, sambil meneriaki yel yel Hidup Mega, Hidup PDI-P. Puncak pergerakan massa makin terlihat ketika musik dangdut yang disiapkan di stadion, mulai mengumandangkan lagu-lagu yang merangsang untuk berjoget. Gebrakan massa dari kandang banteng, kemarin sempat mengagetkan para fungsionaris DPC PDI-P. Mereka tak menduga, massa moncong putih justru bertambah banyak ketika orang memprediksikan suara PDI-P turun pada Pemilu ini. ''Saya jadi bertambah semangat mendukung PDI-P. Ternyata omongan orang tak benar tentang penurunan suara itu,'' ujar Akhmad, simpartisan PDI-P dari Jatibarang, di sela-sela kampanye itu. Juru kampanye PDI-P pusat R Pupung Suheris yang tampil di podium menyampaikan pesan dari Megawati Soekarnoputri agar massa pendukungnya tidak lupa mencoblos tanda gambar No 18. ''Ibu Mega berpesan agar saudara tidak lupa mencoblos tanda PDI-P,'' paparnya. (wh-64) |