logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 13 Maret 2004 Olahraga  
Line

Chrisjon Diganti Arthur Rambing

SEMARANG- Langkah berani dilakukan Pengda Wushu Jateng sebagai persiapan menuju ke PON XVI, September 2004. Nama Christian John, yang hampir dapat dipastikan merebut medali emas di Palembang, terpaksa dicoret. Kini dia digantikan Arthur Rambing.

Sudah jelas jika juara dunia tunju kelas bulu versi WBA itu bisa memperkuat cabang Wushu, peluangnya cukup besar untuk merebut medali emas dari nomor sanshou kelas bulu 56 kg karena sudah tidak ada tandingan.

Menurut catatan, perlakuaan seperti ini merupakan kali kedua bagi Crishjon - panggilan di atas ring. Sebelumnya, pada SEA Games Vietnam yang baru lalu, dia juga tak diperbolehkan KONI Pusat memperkuat cabang wushu.

"Semua demi kepentingan nasional karena Chrisjon sudah bukan milik Jateng lagi. Dia sudah menjadi milik nasional. Apalagi Juni mendatang dia mempertahankan gelar sehingga bisa konsentrasi penuh," tutur Sekretaris Umum Pengda Wushu Jateng, Drs Sudarsono, sore kemarin.

Dia menyatakan turun di nomor sanshou mempunyai risiko cukup tinggi bagi seorang petinju, karena sasaran bukan hanya kepala melainkan menyeluruh. Sanshou sudah menjurus ke perkelahian bebas. "Sangat riskan, terutama risiko cedera tulang kering. Kalau hal itu sampai terjadi pada Crisgjon, pasti semua kesalahan akan dilimpahkan ke Pengda Wushu Jateng," kata dia.

Peluang Baru

Wushu Jateng telah meloloskan 13 atlet ke PON XVI, termasuk Christian John yang lolos dari kelas 56 kg. Adapun Arthur yang turun di kelas 60 kg tidak lolos akibat cedera. "Putusan ini harus segera kami ambil karena mulai Maret ini sudah harus didaftarkan ke PB PON. Pendaftaran masih sebatas by number, tetapi harus dilengkapi kelas dan nomor yang akan diikuti."

Dia memperkirakan absennya Crishjon tidak akan memengaruhi target perolehan medali emas. Karena, di kelas bulu 56 kg (kelas Crishjon) sudah ada Arif Hartanto Wijaya. Prestasinya juga bagus, peraih medali emas di kejuaraan nasional/babak kualifikasi PON wushu di Medan, Oktober lalu.

Jadi setelah Arthur masuk justru membuka peluang baru di kelas 60 kg untuk merebut medali emas. Dengan alasan, sebelum cedera petinju profesional yang sudah mempunyai nama itu juga pernah menjadi juara nasional sanshou dua kali. Yakni, pada Kejuraan Nasional 2001 di DIY dan 2002 di Semarang.(C16-57g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA