logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 13 Maret 2004 Jawa Tengah - Kedu & DIY  
Line

Akmil Tak Izinkan SD Banyurojo untuk TPS

BOROBUDUR- Gedung sekolah dan lapangan di kompleks Akademi Militer Kabupaten Magelang, tak diizinkan sebagai tempat pemungutan suara (TPS) Pemilu 2004.

''Padahal prasarana itu sangat dibutuhkan, karena jumlah pemilih dari keluarga besar TNI Akmil ribuan orang,'' kata Kepala Desa Banyurojo, H Noor Cahyono BSc, Kamis (11/3).

Dia mengemukakan, larangan penggunaan SD Banyurojo untuk TPS tertuang dalam surat dari Akmil nomor K/45/II/2004 perihal dukungan personel PNS Akmil untuk KPPS dan lokasi TPS Pemilu 2004 yang berada di kompleks Akmil.

Surat itu sebagai jawaban surat Kades Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Nomor 274/24 tanggal 21 Februari 2004, tentang permohonan izin lokasi untuk TPS Pemilu 2004.

Dia menyebutkan, jumlah pemilih di Desa Banyurojo 8.409 orang. Dari jumlah itu, 2.365 di antaranya pemilih dari kompleks Panca Arga Akmil. Mereka adalah para istri atau anak keluarga TNI.

Dengan jumlah pemilih sebanyak itu, kata Noor Cahyono, dibutuhkan sembilan TPS. Namun dengan adanya larangan penggunaan SD Banyurojo I yang berada di kompleks Akmil untuk TPS, jumlah TPS berkurang menjadi delapan buah.

Surat dari Akmil itu menyebutkan, untuk mengimplementasikan netralitas TNI dalam Pemilu 2004 maka Panglima TNI menginstruksikan kepada seluruh jajaran TNI, termasuk Akmil agar tidak melibatkan satuan/perorangan/fasilitas pada rangkaian kegiatan pemilu dalam bentuk apa pun di luar tugas dan fungsi TNI.

Noor Cahyono mengeluh kesulitan untuk mencari lokasi pengganti TPS. ''Karena sudah tidak ada tempat lagi untuk didirikan TPS,'' katanya dalam pertemuan di Balai Desa Banyurojo.

Pertemuan itu dihadiri Ketua KPUD Kabupaten Magelang Drs Ari Wibowo, Kepala Kantor Kesbanglinmas Drs Edy Susanto, Anggota DPRD Kabupaten Magelang yang tinggal di Desa Banyurojo, Hj Widiastuti Adiharna, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Banyurojo, Suwarto.

Persoalan mencari lokasi pengganti TPS, dicarikan solusi oleh KPUD, Bupati, dan Kapolres Magelang. ''Karena jumlah pemilih di kompleks Akmil sangat signifikan,'' kata Ketua KPUD Ari Wibowo.

Sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Magelang, Hj Widiastuti Adiharna mengemukakan, kompleks berada di wilayah Desa Banyurojo karena itu diharapkan ikut menyukseskan Pemilu 2004. (pr-85s)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA