
| Senin, 8 Maret 2004 | Sala |
Caleg Perempuan Coba Raih SimpatiMANAHAN- Kemunculan sejumlah caleg perempuan yang bakal meramaikan persaingan untuk duduk di kursi DPRD berusaha meraih simpati. Upaya meraih dukungan itu dengan menggelar debat terbuka di Kantor KPU Manahan, Sabtu (6/3) lalu. Meski sekarang DPRD Solo kerap mendapat kritik atas kinerjanya yang tidak berpihak kepada masyarakat, dengan penuh optimistis sejumlah caleg perempuan dari PDI-P, Partai Golkar, PKB, PAN, Partai Pelopor, dan Partai Demokrasi Sejahtera (PDS) menyampaikan berbagai pandangan politiknya. Penyuguhan pandangan para caleg perempuan yang terikat kontrak politik dalam diskusi tersebut lebih banyak pada argumen normatif, belum menyentuh pada pendekatan krusial untuk mengatasi fenomena yang berkembang di tengah-tengah masyarakat. Sejumlah caleg seperti Endah Tyasmini dari PDI-P, Lilik Djaliyah SH dari PAN, dan Astin Susanti dari Partai Golkar lebih banyak memperjuangkan hak-hak perempuan di bidang pendidikan hingga masalah sensitif, yaitu pemerkosaan dan pelecehan seksual. "Hak-hak perempuan harus diperjuangkan dengan menambah alokasi APBD untuk pendidikan," ujar Lilik Djaliyah. Selama ini, dalam pandangan dia, kebijakan pemerintah yang diatur dengan perda dan lain-lain tidak menguntungkan kaum perempuan. (G11-42j) |