logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 8 Maret 2004 Sala  
Line

Lukisan 300 Meter untuk Simbol Perdamaian

BERBAGAI cara dilakukan untuk membuat simbol yang mengungkapkan tentang perdamaian. Bunga misalnya. Selama ini, tanaman yang selalu dikaitkan dengan sesuatu yang indah-indah itu sering dijadikan sebagai simbol perdamaian.

Namun bagaimana kalau kemudian simbol perdamaian tersebut diwujudkan dalam bentuk lukisan sepanjang 300 meter? Itulah yang dilakukan Masyarakat Peduli Solo (MPS, salah satu organisasi sosial di Surakarta) di kawasan Manahan, Minggu kemarin.

Untuk menyampaikan pesan bertema "Merindu Pemilu Damai", mereka menggelar lukisan sepanjang 300 meter (rangkaian dari beberapa lukisan yang disambung menjadi satu) dan dipajang mulai dari depan Kantor Bank Niaga hingga pertigaan depan GOR Manahan.

Tentu saja lukisan sepanjang itu menjadi tontonan menarik warga yang tengah lewat atau berada di sekitar kawasan tersebut. Bahkan banyak di antara mereka yang tertarik untuk melihat dan mengamati dari dekat lukisan yang dipajang berjajar secara tidak lazim itu.

Menurut Martono, Koordinator MPS, untuk membuat lukisan sepanjang itu MPS bekerja sama dengan Himpunan Pelukis Solo (HPS), dan mengerahkan tak kurang 100 pelukis. "Lukisan dibuat mulai pukul 07.00 pagi, dan selesai hingga siang hari," papar Martono.

Partisipasi

Ditanya mengapa simbol yang dipilih lukisan? Dia menjawab, pengungkapan dengan lukisan bukan karena dipilih.

"Namun itu sebagai bentuk partisipasi aktif dari HPS yang juga ikut mendukung kegiatan mengampanyekan pemilu damai," ujarnya.

Sebenarnya, kata dia, dalam menyampaikan pesan perdamaian itu tidak hanya disampaikan dengan cara menggelar lukisan.

Namun juga dengan membagi-bagikan stiker yang bertuliskan kata-kata yang merujuk tentang ajakan perdamaian.

"Selain itu, dalam waktu dekat kami juga akan menggelar demonstrasi damai dengan tema yang sama dan melibatkan para tukang becak yang ada di seluruh kota Solo. Rencananya tempat yang kami pilih juga di sini."

Lantas apa yang diinginkan dari kegiatan tersebut? Menurut Martono, tak ada keinginan lain dari MPS selain mengajak masyarakat untuk bisa menyikapi pemilu dengan tenang.

Dengan harapan pemilu bisa berlangsung aman dan damai.

"Kami berharap, saat pelaksanaan pemilu nanti kota Solo tetap dalam kondisi aman. Pemilu bisa berlangsung dengan lancar dan tidak sampai menimbulkan kerusuhan."(Wisnu Kisawa-86s)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA