
| Senin, 8 Maret 2004 | Sala |
Ketua Partai Pelopor Diperiksa Polisi
SRAGEN- Setelah menghilang beberapa hari, Ketua DPC Partai Pelopor Sragen Djoko Sukmo Lelono, kemarin pulang. Dia mampir sebentar ke rumah yang dipakai untuk sekretariat partai di Jalan Slamet Riyadi 118. Setelah bertemu Ny Mutolikah (34), istrinya, dan anak serta orang tuanya, Djati Ratnanto, dia lalu melapor ke Polres Sragen, Minggu, pukul 07.00. ''Setibanya di Polres, dia diperiksa penyidik,'' tutur Kanit Reskrim Iptu Y Subandi, kemarin. Kabar yang beredar, Djoko langsung ditahan. Namun, Kasat Reskrim melalui Kanit Reskrim Iptu Y Subandi menyangkal penahanan terhadap Djoko. Sebab, dia masih dalam proses pemeriksaan penyidik. Subandi belum bisa menjelaskan, apa motivasi Djoko meninggalkan rumah tanpa pamit hingga diisukan diculik ninja. ''Sebab, pemeriksaan belum selesai,'' tuturnya. Sewaktu tiba di Polres, Djoko diantar istrinya, Ny Mutolikah, dan dua rekannya. Kondisi fisik Djoko tampak letih dan lesu, namun tidak ada tanda-tanda adanya bekas penganiayaan. Berulang-ulang Djoko mengaku mengalami stres. Karena suaminya sudah pulang, Ny Mutolikah berniat mencabut pengaduannya ke polisi. Seperti pernah diberitakan, semula Ny Mutolikah mengadu ke polisi bahwa suaminya menghilang, pergi tanpa pamit. Spekulasi yang beredar, kemungkinan dia diculik ninja. Akibatnya, pengurus dan kader pendukung partai kebingungan. Sebab, dia kepada istrinya beberapa hari sebelum menghilang, mengaku pernah didatangi enam orang berpakaian ninja (Suara Merdeka, 5/3). Polisi tidak berkeberatan jika Ny Mutolikah mencabut pengaduannya. Namun soal kepergian Djoko, polisi masih ingin mendengarkan keterangannya. Sebab sebelum menghilang, dia pernah berkonfrontasi dengan Saiful Hidayat yang pencalegannya dibatalkan. Semula, Saiful dicalegkan Partai Pelopor di DP 2 nomor urut 1. Namun sebelum usul itu disahkan, daftar caleg Saiful dibatalkan KPU atas permintaan Djoko SL.(nin-14j) |