logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 8 Maret 2004 Sala  
Line

Persahabatan si Kecil dan si Besar

JIKA besar atau kecil muncul sendiri-sendiri, itu biasa. Sebab, tak ada pembanding untuk memperlihatkan arti kebesaran atau kekecilan. Namun tatkala perbedaan kontras itu dijadikan satu muncullah keunikan yang menarik perhatian.

Antara raksasa dan si kecil, itulah celoteh orang yang melihat dua wisudawan dalam wisuda FISIP UNS, kemarin. Yhan Saputra, wisudawan dengan tinggi badan 178 cm dan berat 150 kg, terlihat kontras saat berdekatan dengan Kristianto Ardhi N setinggi 132 cm.

Keunikan tubuh tak membuat dua orang bersahabat itu minder. Mereka justru terlihat percaya diri. Tinggal satu kos, kuliah bareng, dan ke mana pun mereka selalu bersama. Jika mengendarai sepeda motor, Kristianto yang kecil tidak akan terlihat karena tertutup tubuh Yhan.

"Kalau kami jalan bersama terus ada banyak orang, kami memprediksi orang yang melihat pasti menoleh. Mesti noleh, mesti noleh. Kami hitung satu, dua, benar menoleh. Kami sadar kok memang ada dua hal yang mungkin dipandang orang beda ya, satu gede, satu lagi kecil. Kami tertawa saja jika ada orang memperhatikan," kata Yhan.

Kedua wisudawan itu berharap dalam pekerjaan kelak tidak akan dilihat hanya berdasar keunikan tubuh. Namun berdasar kemampuan masing-masing. Karena itulah sejak kuliah mereka merintis usaha entertaiment agar dapat menerapkan ilmu dari jurusan ilmu komunikasi. "Keunikan tubuh ini sepertinya ngrejekeni. Kami buat usaha bersama, ternyata jalan. Jadi kami pikir ini berkah juga," kata Kris.

Dalam wisuda UNS kemarin, 970 mahasiswa diwisuda. Dengan perincian, 113 orang magister berasal dari 13 program studi, lima dokter spesialis dari dua program studi, dan 852 sarjana dari sembilan fakultas.(Sri Syamsiyah LS-86g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA