
| Senin, 8 Maret 2004 | Sala |
Suporter Pasoepati Dianiaya 10 Lelaki
MANAHAN - Salah seorang yang tergabung dalam Pasukan Suporter Solo Sejati (Pasoepati), Parmin (25) warga Baturan, Karangwuni, Polokarto, Sukoharjo, dihajar sekelompok lelaki tak dikenal, Sabtu (6/3) sekitar pukul 17.30. Waktu itu korban baru saja keluar dari pintu utara Stadion Manahan. Penganiayaan itu membuat korban luka-luka di kepala belakang, pelipis, dan dahi. Karena itu dia langsung dilarikan ke RS Brayat Minulyo. Sebelum aksi kekerasan terjadi, korban bersama empat temannya menonton pertandingan sepak bola antara Persijatim FC Solo melawan Pelita Krakatau Steel di Stadion Manahan. Saat masuk pintu stadion di sebelah utara, karcisnya jatuh dan diambil orang. Parmin meminta karcis tersebut. Namun itu justru timbulkan perang mulut. Lantaran karcis tidak dikembalikan, dia membeli karcis lagi. Selanjutnya, dia bersama empat teman sekampungnya masuk stadion. Niat untuk menonton tim kesayangannya pupus. Sebab hujan terus mengguyur sejak siang menjadikan lapangan tidak bisa digunakan. Karena pertandingan ditunda, bersama teman-temannya korban berniat pulang. Namun ketika hendak mengambil sepeda motor di utara stadion, korban diadang sekitar 10 orang tak dikenal. Dia dikeroyok dan dipukuli benda tumpul, seperti batu. Teman korban, Kristiono (22) berusaha minta tolong. Namun kawanan pemuda yang salah satunya orang yang mengambil karcis korban, keburu kabur. Karena itu korban dibawa ke RS terdekat. Penganiayaan itu lalu dilaporkan ke Mapolresta Surakarta. Polisi berusaha mengejar para tersangka. Namun upaya itu belum membuahkan hasil. "Kasus itu masih dalam pengusutan," tegas Kapolresta AKBP Drs Lutfi Lubihanto, melalui Kasat Reskrim AKP Masrur, kemarin.(G11-86i) |