
| Senin, 8 Maret 2004 | Liputan Pemilu 2004 |
Sistem Teknologi Informasi DiragukanJAKARTA - ICT Watch (Information and Communication Technology Watch) meragukan kesiapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjalankan sistem teknologi informasi penghitungan suara Pemilu 2004. Sebab hingga kini KPU belum dapat menjelaskan kesiapan sumber daya manusia, reliabilitas aplikasi, dan simulasi sistem. Koordinator ICT Watch Donny BU semalam menjelaskan, masyarakat hingga hari ini belum memperoleh informasi yang detail tentang kesiapan sumber daya operator pemasuk data yang akan ditempatkan di sekitar 7.000 kecamatan dan 500 kabupaten/kota se-Indonesia. Padahal, jika diasumsikan setiap titik membutuhkan operator minimal dua orang, diperlukan setidaknya 15 ribu operator. Sementara itu pelaksanaan pemilu tinggal satu bulan lagi. '' KPU harus ngebut menyelesaikan pengadaan operator sebanyak 500 orang per hari,'' tutur dia. (bn-87i) |