
| Senin, 8 Maret 2004 | Olahraga |
Sirkuit Bahrain Menang Melawan Waktu
MELBOURNE - Panitia Penyelenggara Grand Prix Bahrain menyatakan menang melawan waktu dalam perampungan pembangunan sirkuit Formula 1 negara itu. ''Enam belas bulan sejak upacara dimulainya pembangunan sudah terlihat realisasi dari impian di padang gurun Sakhir," kata Sheikh Mohamnmed bin Essa al-Khalifa dalam pernyataan saat penyerahan kunci emas oleh pihak pemborong. Panitia menetapkan tenggat waktu penyelesaian pada 7 Maret, bersamaan dengan pembukaan Grand Prix Australia di sirkuit berbiaya 150 juta dolar AS itu. Sirkuit dengan panjang lintasan 5,4 km itu akan menjadi tempat penyelenggaraan lomba Formula 1 pertama di Timur Tengah pada 4 April, seri ketiga dari kejuaraan. Perancang sirkuit Hermann Tilke, yang juga merancang sirkuit lain termasuk Sepang di Malaysia mengatakan, proyek di Bahrain itu salah satu yang paling memuaskan dia. "Tujuan kami, menciptakan sesuatu yang istimewa di atas padang pasir," kata dia. "Apa yang kami capai melebihi harapan, memberikan sirkuit kepada Kerajaan yang akan selalu dijadikan simbol keindahan.'' "Bagi Formula 1, sirkuit ini akan menjadi yang paling indah dalam kalender. Saya yakin para pembalap dan tim akan menyenangi tantangan yang ada." (rtr,A4-57i) |