
| Senin, 8 Maret 2004 | Semarang & Sekitarnya |
Penanganan Kali Tenggang Tunggu Pemerintah Pusat
BALAI KOTA- Pemerintah Kota sudah mengajukan usulan dana ke pemerintah pusat dan provinsi untuk memperbaiki Kali Tenggang (sebelah timur rel KA Jl Kaligawe. Namun sampai kini belum ada tanda-tanda usulan itu disetujui. Kepala Subdinas Pengairan DPU Kota Semarang, Ir Prasetyo Kentjana Dipl HE, Minggu (7/3), menyatakan Kali Tenggang memang dalam pengelolaan Pemerintah Kota. Namun permasalahan sungai itu tidak hanya berkait dengan Jalan Muktiharjo Raya dan permukiman yang dilalui, tetapi juga Jalan Raya Kaligawe. ''Kali Tenggang bukan hanya menjadi biang masalah Jalan Muktiharjo, melainkan juga Jalan Kaligawe yang merupakan jalan nasional,'' kata dia. Dia menuturkan Pemerintah Kota sejak beberapa tahun lalu telah berencana menangani Kali Tenggang dengan membuat long storage atau kolam retensi memanjang. Luas long storage berbentuk Y itu 105.000 m2 atau 10,5 ha. Panjang kolam 3.900 m dan lebar bervariasi antara 30 m dan 15 m. Bagian pertama berada antara perlintasan KA Jalan Kaligawe dan Jalan Muktiharjo sepanjang 1.200 m dan lebar 30 m. Bagian kedua sepanjang 800 m dan lebar 30 m dari perlintasan KA hingga Genuk. Bagian ketiga sepanjang 1.900 m dan lebar 30 m dari Jalan Kaligawe hingga muara. Di bagian muara akan dibangun pintu air dengan bendung gerak seperti di Kali Banger. Fungsi bendung gerak itu untuk menjaga permukaan air dan menanggulangi rob. Pada saat pasang naik, pintu air ditutup dan air dari dalam long storage dibuang dengan pompa. ''Seandainya terwujud, air yang menggenang di lahan 1.032,26 ha bisa dikurangi,'' kata dia. Dalam perhitungan, dua tahun atau tiga tahun lalu pembangunan long storage Tenggang bisa menelan dana sekitar Rp 35 miliar. Saat ini dia memperkirakan kebutuhan dana itu bisa sekitar Rp 60 miliar. Dana itu tentu tak bisa ditanggung sendirian oleh Pemerintah Kota. Maka Pemerintah Kota mengusulkan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi juga membiayai. Dia mengatakan, upaya yang saat ini dilakukan Pemerintah Kota untuk mengurangi masalah Kali Tenggang adalah membuat sudetan dari saluran Kaligawe ke Kali Sringin. Jika semua sistem itu sudah terbangun, masalah air yang menggenang di sekitar Jalan Kaligawe, termasuk wilayah Gebangsari, bisa diatasi. ''Saya perkirakan sudetan itu bisa mengurangi 20-30% masalah air yang menggenang di daerah aliran Sungai Tenggang,'' kata dia (G6-73g) |