logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 8 Maret 2004 Semarang & Sekitarnya  
Line

Babak Belur Dikeroyok Preman

SEMARANG UTARA -Pengeroyokan kembali terjadi di kompleks rumah susun blok A Kampung Tambak, Bandarharjo, Minggu (7/3) pukul 07.30. Akibat pengeroyokan itu, Sugeng Prihatin (27) warga RT 10 RW 6 Tikung Baru terluka parah. Dia pun dilarikan ke UGD RSUP Dokter Kariadi.

Setelah dirawat, dia diantar temannya, Sumaidi (35) alias Ompong, warga Kampung Tambak, melapor ke Polwiltabes Semarang. Para tersangka seusai mengeroyok melarikan diri. Kini mereka menjadi buron.

Polisi menduga kasus itu berkait dengan pengeroyokan dan pembacokan di tempat yang sama Rabu (28/3).

Saat itu pukul 21.30 Sumaidi (35) alias Ompong dibacok sejumlah orang yang diduga mempunyai dendam lama.

Sumaidi terbacok di kepala, hidung, dahi, pipi, kedua kaki, dan tangan kanan. Dia dirawat di RSUP Dokter Kariadi. Identitas para pembacok sudah diketahui. Namun mereka masih buron.

Pengeroyokan terhadap Sugeng diduga berhubungan dengan kasus yang menimpa Ompong. Sebab, pengeroyok Dadang dan kawan-kawan memiliki hubungan erat dengan pengeroyok Ompong.

Sugeng menuturkan Minggu (7/3) pukul 09.00 berniat menjengkuk tempat jualan sang istri di lantai I rumah susun blok A. Saat itu dia baru saja pulang setelah dirawat di RSUP Dokter Kariadi karena sakit.

Belum lama melepas kangen dengan sang istri, dia didatangi sejumlah pemuda. Salah satu pemuda adalah Dadang. Mereka menuding dia bersama Ompong mengeroyok Sadeli beberapa tahun silam.

Sugeng membantah. Hal itu membuat Dadang dan kawan-kawan naik pitam. Mereka pun mengeroyok Sugeng hingga babak belur. Setelah itu mereka kabur.(G5-45g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA