logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 8 Maret 2004 Semarang & Sekitarnya  
Line

Warga Tak Keberatan Pelebaran 20 Meter

  • Soal Kali Beringin

SEMARANG - Rencana pelebaran Kali Beringin yang meresahkan warga akhirnya mereda. Sebab, Pemerintah Kota Semarang mengurangi pelebaran dari 40-50 m menjadi 20 m.

Ketua Forum Masyarakat Pinggir Kali Beringin (Mangir Kalingin), Jamal, menyatakan warga bisa menerima jika pelebaran hanya 20 m. Namun warga tak bisa menerima ganti rugi Rp 3.000-Rp 5.000/m2. Harga itu tak bisa mengganti kerugian warga. ''Soal pelebaran 20 m warga tidak keberatan,'' kata Jamal

Jika Wali Kota mau mendengar keluhan rakyat, ujar dia, sebaiknya biaya yang dulu untuk pelebaran 50 m dialihkan sepenuhnya untuk ganti rugi 20 m. Jadi ganti rugi yang diterima masyarakat lebih besar.

Jika rencana pelebaran Kali Beringin 50 m diwujudkan akan mengakibatkan kerugian besar bagi 128 KK lebih warga. Apalagi selama ini tanah yang diperkirakan terkena pelebaran merupakan tumpuan penghasilan bagi warga.

''Kami berharap harga tanah tidak minim. Kalau bisa semua dana yang dialokasikan untuk 50 m digunakan untuk pembebasan tanah 20 m.''

Wali Kota H Sukawi Sutarip SH SE menyatakan akan mewujudkan pelebaran Kali Beringin secara bertahap. Pertama, pelebaran hanya 20 m sebagaimana kehendak warga. Namun pada perkembangan kelak tetap butuh pelebaran 50 m.

''Ini semua kami lakukan agar di daerah itu tidak banjir lagi. Selama ini pada musim hujan Kali Beringin tak dapat menampung air yang meluap,'' kata Sukawi, baru-baru ini.

Dia menyatakan tidak mengalah kepada warga, tetapi menyerap aspirasi warga dengan landasan keinginan bersikap adil. Selain itu, kebijakan tersebut dilihat dari aspek kepentingan terlebih dahulu. ''Kalau kebutuhan dalam waktu dekat ini mencukupi 20 m, kenapa tidak?'' (H1,G17-45g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA