
| Senin, 8 Maret 2004 | Semarang & Sekitarnya |
Besok Diresmikan Gubernur
Kampus Bermahkota di Jantung KotaBEGINILAH jika empat lembaga pendidikan tinggi bergabung menjadi satu, Universitas AKI (Unaki). Sebuah gedung megah didirikan di Jalan Pemuda No 95-97, Semarang. Kampus berlantai 10, bercat merah, biru, kuning, dan putih itu cukup mengundang perhatian. Pandangan mata akan langsung tertuju pada mahkota yang seolah memayungi gedung itu. ''Itu ciri khas kami, karena itu kami menamakan gedung ini AKI Crown Campus atau disingkat ACC. Meski di jantung kota, kami yakin keberadaannya tidak akan menimbulkan kemacetan. Apalagi, halaman dan lahan yang disediakan cukup luas,'' kata Rektor Unaki Harto Listijo SE MKom kepada Suara Merdeka, kemarin. Gedung ini akan diresmikan oleh Gubernur H Mardiyanto pada Selasa, 9 Maret, pukul 14.30. Mengapa memilih lokasi di tengah kota? Harto Listijo menekankan pada sisi strategis, mudah dijangkau sarana transportasi, dekat dengan pusat keramaian, termasuk perbankan dan pemerintahan. ''Apalagi, universitas kami berbasis teknologi infomasi. Kami ingin memberikan segala kemudahan untuk mencapai akses yang dibutuhkan mahasiswa,'' katanya. Universitas dengan SK Mendiknas ini merupakan gabungan dari empat sekolah tinggi, yakni Stimik AKI yang didirikan oleh Yayasan Bina Anak Indonesia pada1994, lalu Stiba AKI (1997), STIE AKI (1999) dan Apikes AKI (1997). Seiring dengan bergantinya status menjadi perguruan tinggi, maka keempatnya lebur menjadi lima fakultas. Yakni, Ilmu Komputer (D3,S1,S2), Bahasa dan Sastra (D3,S1), Ekonomi (D3,S1), Kesehatan Masyarakat (D3) dan Psikologi (S1). Yayasan yang mendirikannya pertama kali pun berubah nama menjadi Yayasan Universitas AKI (YUA) yang diketuai Handoko Suryanto MBA. PR I Drs Heri Usodo SE MKom memaparkan, dipilihnya crown sebagai ciri khas kampus, tidak terlepas dari visi dan misi yang diemban universitas ini. ''Kami akan mengantarkan mahasiswa menjadi lulusan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.'' Tanpa Kabel Kebutuhan akan hal itu sudah terlihat dari banyaknya calon mahasiswa 2004/2005 yang mendaftar di kampus tersebut. Meski baru dibuka pada 1 Maret jumlah calon mahasiswa yang mendaftar sudah mencapai lebih dari 50. ''Kami tetap akan memberikan kemudahan bagi calon mahasiswa berprestasi atau ekonominya kurang.'' Dia mengakui perlunya memiliki keunggulan bersaing, berkelanjutan dengan mengedepankan teknologi informasi. ''Karenanya kami menyediakan berbagai fasilitas dan sarana yang cukup lengkap seperti ruang belajar yang nyaman, laboratorium, perpustakaan, lapangan olah raga dan gedung khusus untuk kegiatan kemahasiswaan.'' Salah satu sarana yang diunggulkan adalah kelengkapan acces point wirelles note book. ''Di lantai dua ini pengguna note book tidak perlu lagi menggunakan kabel.'' Sesuai dengan visinya yang mengedepankan teknologi informasi, Unaki juga menerapkan web interaktif yang bisa mengakses nilai, KRS, dan pelayanan administrasi akademik melalui short message service(SMS). (Renny Martini-73) |