| INDEKS BERITA HARI INI | Jumat, 5 Maret 2004 |
Penertiban, Banyak Pedagang Tak Jualan
BALAI KOTA- Penertiban PKL Manahan yang dilakukan Kamis kemarin oleh Tim Pemkot Surakarta berlangsung adem ayem. Pasalnya, hanya tiga orang yang sedang berjualan di sisi selatan Jalan Adisucipto Manahan. Adapun yang lain memilih tak berjualan. |
Jangan Pilih Kasih
KARANGASEM- Penertiban di kawasan Manahan ditanggapi positif oleh Sekretaris Komisi A DPRD Surakarta Muhammad Fajri. Meski demikian dia menilai Pemkot setengah-setengah dalam menata PKL di Solo. "Kalau mau menertibkan ya harusnya komprehensif, tidak setengah-setengah. Kalau hanya Manahan tetapi lokasi lain dibiarkan menjamur, itu tidak adil," tegas dia kepada Suara Merdeka, kemarin. |
|
|
Widodo Akui Beraksi di Delapan Tempat
MANAHAN- Kini, seolah menjadi "lagu wajib" bagi Tim Reskrim Polresta Surakarta yang tidak pernah menunda waktu untuk mengeler tersangka yang baru mereka tangkap dari luar kota. Seperti apa yang kemarin mereka lakukan pada tersangka Sri Widodo (30), warga Gemolong, Sragen yang dibekuk di wilayah Kudus. |
Kelahiran Pertama Anak Gajah (2) Tak Berjodoh dengan Kiai Anggoro
KEDATANGAN tiga ekor gajah dari Way Kambas, Lampung di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo, seakan ikut menandai dibukanya kebun binatang tersebut pada tahun 1986. Sekaligus juga semakin menambah semarak koleksi binatang yang menjadi penghuni taman itu. |
|
|
Voting Penetapan APBD Dibenarkan
KARANGASEM- Pengambilan keputusan penetapan APBD melalui voting, menurut sekretaris Fraksi Pembaharuan Muhammad Fajri, secara aturan bisa dibenarkan. "Kalau ada yang menganggap lucu atau aneh, itu terobsesi oleh iklim Orde Baru di mana segala sesuatu serba harmoni. Maka perbedaan pada rapat paripurna dianggap tabu." |
Seniman Netral Deklarasikan Himpunan
KOTA- Menjelang Pemilu 2004, Solo mencatat sejarah dengan berdirinya kelompok seniman. Setelah deklarasi Gerakan Seniman Pendukung Megawati (GSPM), kini sejumlah seniman Solo lain juga mendeklarasikan sebuah organisasi. Mereka menamakan diri sebagai Himpunan Seniman Nasional (HSN). |
|
Kutipan Uang Pengasapan Dipertanyakan
PASAR KLIWON- Sejumlah warga di RW 18 dan 19 Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, mempertanyakan soal pengasapan (fogging) yang membebani masyarakat lantaran mereka diharuskan membayar. |
Diusulkan Kartu Suara Huruf Braile dan TPS Keliling
MESEN- Para penyandang tunanetra Kota Surakarta mengusulkan model kartu suara braile yang dilengkapi dengan gambar timbul dalam Pemilu 2004. Usulan tersebut mereka kemukakan dalam diskusi dengan KPU yang difasilitasi Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) UNS, kemarin. |
|
|
Kasus PDI-P Curi Start Kampanye Dihentikan
MANAHAN- Kasus dugaan pencurian start pemilu yang mendudukkan Ketua DPC PDI-P Surakarta FX Hadi Rudyatmo sebagai tersangka, akhirnya mentok di tengah jalan. |
Tak Mampu, Cek Darah Gratis
KENTINGAN- Guna membantu masyarakat tidak mampu tetapi terindikasi penyakit DB, Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama Laboratorium Budi Sehat akan menggratiskan cek darah. |
|
|
Pagi Ini Suara Merdeka -DKK Lakukan di Joyosuran
KOTA- Keluhan warga Joyosuran agar di wilayahnya segera dilakukan pengasapan (fogging), karena sudah ada yang terjangkit demam berdarah dengue (DBD), ternyata mengundang simpati Pemimpin Umum Suara Merdeka Ir H Budi Santoso. |
Datangkan Ikan Laut dari NTB
WARUNG ikan bakar, hampir di semua tempat termasuk di kota Solo sangat mudah mencarinya. Namun untuk mendapatkan warung ikan yang menyajikan ikan laut asli, tidak banyak. Salah satunya adalah Warung "Special Ikan Bakar 310" Jalan Slamet Riyadi 310 Solo. |
|
|
Dugaan Kasus Perkosaan Hasil Pemeriksaan Belum Turun MANAHAN- Rencana pihak kepolisian untuk melimpahkan tersangka perkosaan, Drs Achmad Yani Msi tampaknya belum terlaksana dalam waktu dekat. Sebab, hasil pemeriksaan menggunakan alat lie detector belum turun. |
Diputuskan Dana Purnabakti Rp 20 Juta
KLATEN - Rencana pemberian dana purnabakti bagi 45 anggota DPRD akhirnya diputuskan dengan cara voting, karena ada satu anggota yang menolak. |
|
|
Disiapkan 5.820 Hansip Pengaman TPS
WONOGIRI- Untuk mengamankan jalannya pencoblosan dalam pemilihan umum (Pemilu) 2004 mendatang, disiapkan sekitar 5.820 petugas pelindung masyarakat (Linmas, dulu hansip-Red) yang akan ditugaskan di 2.960 tempat pemungutan suara (TPS). |
Satu Buku Satu Murid Tak Mendidik
KLATEN - Pengalokasian anggaran pengadaan buku wajib SD Rp 9 miliar lebih dalam APBD 2004, dinilai tidak mendidik. Dana sebesar itu sebenarnya setelah dipangkas Rp 12 miliar dari rencana alokasi semula Rp 21 miliar. |
|
Anggota DPRD Membantah, LSM Cari Bukti
SUKOHARJO- Anggota DPRD seakan kompak menyikapi dugaan ''angpau'' berisi Rp 15 juta/anggota guna meloloskan Laporan Pertanggungjawaban(LPj) Bupati. Bahkan gedung DPRD kelihatan sepi, kemarin. |
Merasa Aman saat Lampu ''Bangjo'' Tak Berfungsi
TAK semua rambu lalu lintas berfungsi baik di jalan. Contohnya, lampu pengatur lalu lintas di Jalan By Pass Selatan, tepatnya di perempatan Klasis, Klaten Tengah. |
|
|
6.500 Anggota Linmas Di-BKO-kan ke Polres
SUKOHARJO- Pemilu harus dilaksanakan secara lebih berkualitas dengan partisipasi masyarakat seluas-luasnya. Maka, tidak ada jalan lain kecuali ditunjang dengan situasi dan kondisi keamanan nasional yang kondusif. |
Ketua Partai Menghilang, Istri Lapor
SRAGEN-Pengurus dan kader pendukung Partai Pelopor Sragen kemarin kebingungan. Pasalnya, Ketua DPC Djoko Sukmo Lelono meninggalkan rumah yang dipakai untuk sekretariat partai di Jl Slamet Riyadi No 118 tanpa pamit sejak Rabu (3/3) pukul 04.00. |
|
|
PBB Protes Pelepasan Stiker Partai
SUKOHARJO- Sepuluh pengurus DPC PBB mendatangi Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu Sukoharjo, kemarin. Mereka memprotes pencopotan ratusan stiker PBB yang dipasang di pinggir- pinggir jalan. Ketua DPC PBB Sunaryo SH mengatakan, Panwas bersikap tidak adil dan diskriminatif. Hal ini tampak nyata karena yang menjadi sasaran hanya atribut partainya. |
Caleg Provinsi Dihajar Kader Partai
KARANGANYAR- Diduga dipicu oleh dualisme kepemimpinan di tubuh partai, Suyitno, calon anggota legislatif (caleg) DPRD Provinsi dari Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) asal daerah pemilihan (DP) Jateng IV yang meliputi Karanganyar, Sragen, dan Wonogiri, kemarin dihajar dan dipukul berkali-kali oleh empat orang kader partainya. |
|
|
"Panwas Setengah Hati Tangani Pelanggaran"
SRAGEN-Kinerja Panwas Pemilu dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedang menjadi sorotan konsorsium LSM dan ormas Sragen. Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) menilai Panwas Pemilu terkooptasi kekuasaan sehingga semua kebijakan dan pengawasan terhadap pelanggaran pemilu tidak pernah tuntas. |
Jangan Mau Dibodohi dengan Ajakan Golput
KLATEN - Masyarakat diminta tidak mau dibodohi dengan ajakan golput, apalagi jika ajakan itu dilakukan dengan membesar-besarkan slogan ''Partai no, Islam yes''. Sebaiknya, masyarakat menggunakan haknya dalam Pemilu 2004 mendatang. |
|
|
Memasang Bendera, Objekan Menjelang Pemilu
SRAGEN- Meski masa kampanye belum dimulai, ratusan bendera partai politik sudah berkibar di Sragen Kota dan desa sekitar. Padahal 24 partai politik sudah diberi kesempatan memasang bendera secara bersama, dengan mengambil lokasi di Alun-alun Sasana Langen Putra. |
48 Satgas Dilatih PPGD
KARANGANYAR-Tanggung jawab satuan tugas (satgas) partai politik (parpol) dalam pemilu tidak hanya sebatas melakukan pengamanan saja ketika kampanye. Tapi juga harus bertanggung jawab jika ada salah satu kader dan simpatisan mengalami luka-luka bila terjadi kecelakaan atau kerusuhan pada saat mengikuti kampanye. |
|
|
Menghemat Biaya, Pemkab Gelar Ruwatan Massal
MENURUT pemahaman kejawen, sukerta diartikan sebagai pembawa sial yang melingkupi manusia sejak kelahirannya. Untuk membebaskan dapat dilakukan dengan ritual ruwatan. Karena itu, ruwatan sering diartikan sebagai upaya menyelamatkan diri. Ruwatan telah menjadi tradisi masyarakat Jawa sejak zaman kerajaan Mamenang Kediri tahun 851. Sebagaimana diungkap dalam buku karya Empu Bahu Prodjo dan juga "Buku Dalang Kandha Buwana Murwakala" (R Tanojo), ruwatan diadakan untuk memanjatkan doa permohonan guna menghilangkan sukerta. |
||