
| Jumat, 5 Maret 2004 | Semarang & Sekitarnya |
A Yani Diharapkan Jadi Bandara InternasionalSEMARANG - Sebagai ibu kota Jawa Tengah, Pemerintah Kota Semarang berharap agar Bandar Udara (Bandara) Ahmad Yani menjadi bandara internasional. Berbagai langkah yang mengarah pada peningkatan status itu mulai dilakukan. Antara lain dengan menambah landasan pacu dan membuka penerbangan antarnegara. Menurut Kepala Bappeda Kota Semarang Ir Djoko Marsudi MM, meski dalam aturan yang berlaku hanya membolehkan satu provinsi mempunyai satu bandara internasional, tidak menutup kemungkinan Jateng mempunyai dua bandara internasional. Apalagi, perkembangan perekonomian Kota Semarang dari tahun ke tahun menunjukkan perkembangan yang menjanjikan. ''Kami optimistis, A Yani bisa menjadi bandara internasional. Perkembangan ke depan akan menjawab berbagai kemungkinan tersebut,'' ujarnya, kemarin. Saat ini Jawa Tengah sudah memiliki bandara internasional, yakni Bandara Adisumarno di Surakarta. Kendati demikian, melihat kebutuhan transportasi dan peningkatan perekonomian di Semarang, kondisi tersebut akan lebih baik jika didukung sarana dan prasara transportasi internasional. ''Salah satu jawabannya adalah membuka bandara berkelas internasional di Kota Semarang.'' Berbagai upaya, lanjut dia, sudah dilakukan untuk mengarah pada dibukanya pintu transportasi dunia. Meski upaya yang dilakukan masih terbatas pada kemampuan yang ada. Misalnya, dengan menambah panjang landasan pacu, kemudian pada 29 Maret 2004 direncanakan Garuda akan membuka penerbangan Semarang-Singapura seminggu empat kali. Buka Mata Dunia Djoko Marsudi berharap, penerbangan pertama tersebut akan membuka mata dunia untuk menanamkan investasi ke Semarang dan kota-kota terdekat lainnya. Kondisi keamanan dan kenyamanan yang ada cukup mendukung potensi dan peluang investasi di Kota ATLAS ini. Kepala Dishubtel Prov Jateng Ir Abdul Rochim menjelaskan, rencana internasionalisasi Bandara A Yani sepertinya sulit terwujud. Sebab, banyak sekali persyaratan yang harus dipersiapkan oleh pihak terkait. Antara lain, fasilitas terminal bandara harus diperbesar dan terbagi dalam dua bagian. Yakni, untuk penerbangan domestik dan internasional. Fasilitas bea dan cukai juga harus ditingkatkan. (H1,H2,G17-84k) |