logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 5 Maret 2004 Semarang & Sekitarnya  
Line

Gencar Berantas Nyamuk

SEMARANG TENGAH- Warga Kelurahan Kranggan Kecamatan Semarang Tengah, gencar melakukan penanganan demam berdarah (DB). Tindakan itu dilakukan setelah ada warga yang terjangkit penyakit itu.

Penjelasan itu disampaikan Lurah Kranggan H Mulyadi SH, Kamis (4/3). Dia mengatakan, warga terutama yang punya anak kecil belakangan ini merasa resah, menyusul wabah demam berdarah yang melanda kota-kota besar di Indonesia.

Mereka khawatir penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Agypty itu menyebar di wilayah itu.

Apalagi beberapa hari sebelumnya, sudah ada warga yang terkena. Walaupun warga itu tak perlu dirawat di rumah sakit, namun warga tetap merasa khawatir.

''Saya selalu didesak warga untuk segera bertindak,'' kata dia.

Untuk mengamankan warganya, Mulyadi pun berinisiatif mengajak perkumpulan wushu Naga Sakti pimpinan Aman Gautama bersama-sama melakukan penanganan. Bersama organisasi itu, dilakukan penyemprotan (fogging) secara menyeluruh. Lebih dari 1.600 rumah warga yang tersebar di 5 RW dan 30 RT di kelurahan itu telah disemprot methalion. Kegiatan yang berlangsung sejak seminggu lalu itu, berakhir kemarin.

Selain penyemprotan, Naga Sakti juga akan melakukan pengobatan gratis selama dua hari mulai Jumat (12/3) di Jalan Gg Pinggir 70. Dia berharap, warga yang berobat bukan hanya dari Kelurahan Kranggan, tetapi juga kelurahan-kelurahan lain. Warga bisa mendaftar di Kantor Kelurahan Kranggan, mulai Selasa (9/3) hingga Kamis (11/3). Pemberantasan nyamuk demam berdarah harus dilakukan secara terpadu. Fogging dilakukan untuk memberantas nyamuk yang sudah bisa terbang. Namun untuk jentik-jentiknya, warga juga melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk.(G6-45)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA