| INDEKS BERITA HARI INI | Kamis, 4 Maret 2004 |
135 Pasien DB Masih Dirawat di Rumah Sakit
SEMARANG- Sebanyak 135 pasien demam berdarah (DB) kini masih dirawat di beberapa rumah sakit (RS) di Semarang. Yaitu di RS Roemani terdapat 41 orang pasien rawat inap, di RS Tugurejo 41orang. |
Tetap Adakan Pemberantasan
MIJEN- Di beberapa wilayah di Semarang tengah digalakkan pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti, tapi daerah pinggiran seperti Mijen dan Gunungpati ternyata bebas dari nyamuk pembawa demam berdarah itu. Menurut dr Anasih Rachmawati dari Puskesmas Mijen, sejak Januari baru ada dua kasus pasien yang terserang DB dan telah tertangani. |
|
|
Kasus Penjualan Gadis (2-Habis) Dikira Akan "Memakai" Ternyata Polisi MAE yang ''diculik'' dan dijual kepada pria hidung belang mengaku masih trauma bila mengingat kejadian yang dialaminya. Selama disekap di sebuah penampungan di Yogyakarta dan panti pijat di Bandungan, dia ketakutan bila ada lelaki asing yang mampir. |
Penjualan Gadis Diduga Melibatkan Sindikat
SEMARANG- Kasus penjualan Mae (16), warga Jl Puspanjolo Selatan oleh tersangka Lagiono (43) dan anak tirinya, Puji Rahayu alias Ayu (27), diduga tak hanya dilakukan kedua orang itu, tetapi melibatkan sebuah sindikat. |
|
|
Santap Nasi Bungkus di Sekolah 14 Siswa SD Lebdosari Keracunan SEMARANG BARAT- Empat belas siswa SD Lebdosari 01/02, Jl Lebdosari VIII nomor 1 Kalibanteng Kulon, Semarang Barat, Rabu pagi (3/3) keracunan makanan. Kejadian tersebut setelah mereka makan nasi bungkus yang dijual di kantin sekolah. |
Nasi Bungkus Diteliti, Penyetornya Diperiksa
SEMARANG BARAT- Peristiwa keracunan yang menimpa 14 siswa SD Lebdosari 01/02 mendapat penanganan serius dari aparat Polres Semarang Barat. Bungkusan dan sisa makanan dikirim ke Balai POM. Polisi juga memeriksa dua orang saksi. |
|
Landasan Sebaiknya dengan Fly Over
BALAI KOTA- Meski telah diputuskan secara resmi akan dilakukan pembelokan (normalisasi) Kali Silandak untuk kepentingan perpanjangan Bandara Ahmad Yani, kalangan DPRD Kota tetap mengkritik cara itu. |
Disiapkan Rp 23 M untuk Gaji Ke-13
SEMARANG- Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pe-merintah Kota Semarang boleh merasa gembira. Pasalnya, Pemkot sudah menyiapkan dana yang diposkan untuk gaji ke-13 PNS sekitar Rp 23 miliar lebih. Penegasan itu disampaikan Wali Kota Semarang H Sukawi Sutarip SH SE di hadapan sejumlah PNS yang mengikuti acara dialog bersama Wali Kota |
|
|
Dua Caleg Partai Demokrat Diduga Curi Start
SEMARANG- Dua calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Demokrat disinyalir mencuri start kampanye dengan membagikan stiker yang berisi ajakan untuk memilih mereka. Dua caleg itu adalah caleg DPR RI dan DPRD Kota Semarang. |
Jadwal Kampanye Parpol Ditetapkan
SEMARANG- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang telah menyelesaikan penyusunan jadwal kampanye parpol peserta Pemilu 2004 di Semarang dalam lima kelompok. Jadwal kampanye yang digelar mulai 11 Maret-1 April itu berdasarkan undian maupun kesepakatan parpol. |
|
|
Pesan Damai Slank dan Naif
''KAMI ingin mengajak, khususnya pemilih pemula, untuk tidak terlalu tegang menghadapi Pemilu. Itu pesan damai kami dalam konser ini,'' ujar Kaka, vokalis Slank dalam jumpa pers di Hotel Graha Santika Semarang, kemarin sore. |
Parpol Perlu Latihan Pertolongan Pertama
KETUA PMI Cabang Semarang Hj Sulaningsih Bachrun mengatakan, organisasi yang dipimpinnnya tidak pandang bulu dalam memberi pertolongan. ''Kami sering dimintai tolong oleh parpol dalam berbagai acara,'' katanya tanpa merinci partai mana saja. |
|
Kebocoran Air PDAM Capai 53 Persen
SEMARANG- Kebocoran produksi air pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Semarang masih cukup tinggi. Sejak tahun 1997, angka kebocoran produksi air bukannya berkurang tetapi semakin tinggi. |
Gelapkan Motor, Divonis 8 Bulan
SEMARANG- Joko Susilo alias Gepeng, warga Dusun Mangkang Wetan RT 07 RW 7 Kelurahan Mangkang tertunduk lesu saat majelis hakim PN Semarang yang diketuai Sudaryati SH menjatuhkan vonis 8 bulan penjara kepada dirinya. |
|
|
Pedagang Pasar Johar Keluhkan Omzet
SEMARANG- Sejumlah pedagang di Pasar Johar mengeluh karena akhir-akhir ini omzet penjualannya terus mengalami penurunan. Antara lain adalah Agus T. Dia yang berjualan di kios Kanjengan menuturkan, secara umum omzet setiap pedagang mengalami penurunan rata-rata 20 persen/hari. |
Ribuan Orang Hadiri Peringatan Assyura
SAMBIL berurai air mata, Iskak Abdul Majid (53) menepuk-tepukkan telapak tangan kanan ke dada sebelah kirinya. Bersama ribuan orang lainnya, Pimpinan Pondok Pesantren Lansia Ungaran ini meratapi kematian tokoh yang dia cintai, Sayidina Husein, cucu Nabi Muhammad SAW. |
|
|
Beasiswa Bakti Pendidikan Djarum Latih Kepekaan Sosial BAGI sebagian orang, menerima beasiswa tak sekadar mendapatkan biaya pendidikan gratis. Penerima beasiswa, paling tidak merasakan prestige, karena tidak setiap orang bisa meraih prestasi serupa. Sebab untuk mendapatkan beasiswa itu, seorang mahasiswa minimal indeks prestasinya 3,00 dan aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan. |
Jadwal Kampanye Parpol Ditetapkan
SEMARANG- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang telah menyelesaikan penyusunan jadwal kampanye parpol peserta Pemilu 2004 di Semarang dalam lima kelompok. Jadwal kampanye yang digelar mulai 11 Maret-1 April itu berdasarkan undian maupun kesepakatan parpol. |
|
Jalan Desa Grogol-Guntur Rusak Berat
DEMAK- Kondisi jalan Desa Grogol, Kecamatan Karangtengah, menuju Turitempel, Bumiharjo, Tlogorejo dan Trimulyo, wilayah Kecamatan Guntur, rusak parah. Ruas jalan itu hancur, aspalnya mengelupas dan tanahnya bergelombang. |
DPRD Janji Bantu Penyelesaian Pembebasan Tanah Jalan Lingkar
UNGARAN - Belum selesainya pembebasan tanah milik warga yang terkena proyek pembangunan jalan lingkar Ungaran-Bawen-Ambarawa membuat prihatin sejumlah anggota DPRD Kabupaten Semarang. Selain punya nilai ekonomis, jalan tersebut juga setrategis untuk mengatasi kemacaten lalu lintas. |
|
TKW Asal Banyumeneng Tewas di Malaysia
MRANGGEN- Saparyanti (21), warga Dukuh Girikusumo RT 5/RW 3, Desa Banyumeneng, Mranggen, dilaporkan tewas di Malaysia. Menurut laporan sementara, tenaga kerja wanita (TKW) yang baru 8 bulan bekerja itu diduga tewas akibat terjatuh dari lantai 14 sebuah apartemen di Kuala Lumpur. |
KPPK Tagih Janji ke KPU Kendal
KENDAL- Setelah meragukan validitas data Penyediaan Pembiayaan Kegiatan Operasional (PPKO) Pemilu untuk PPK dan PPS. Kini Ketua Panitia Penyelenggara Kecamatan (KPPK) se-Kabupaten Kendal ganti menagih janji KPU. |
|
|
Jadwal Kampanye di Kabupaten Semarang Setiap Hari Lima Parpol Berkampanye UNGARAN-Untuk menghindari bentrokan antarpendukung parpol, Komite Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Semarang membagi pelaksanaan atau jadwal kampanye menjadi lima kelompok. Setiap kelompok terdiri atas 4-5 parpol peserta pemilu. |
Pawai Parpol Kurang Greget
KENDAL- KPU Kendal kemarin menggelar pawai ''alegoris'' atau pawai simpatik. Acara yang digelar sebagai pemanasan menjelang kampanye 11 Maret 2004 tersebut diikuti 11 dari 23 partai politik (parpol) peserta Pemilu di Kendal. Kesebelas parpol itu adalah PNI, PKPB, Partai Demokrat, Partai Golkar, PPDK, Partai Serikat Indonesia, PKB, PDI-P, PAN, PBB dan PNBK. |
|
|
Jalan Bergelombang Menuju ''Gudang Beras''
KABUPATEN Grobogan kini telah berusia 278 tahun. Daerah yang dikenal sebagai penghasil beras itu masih menghadapi masalah klasik, yakni banjir saat musim hujan dan jalan yang rusak dan bergelombang akibat tanah labil. |
Ingin Jadikan Grobogan Kota Bisnis
BUPATI Grobogan H Agus Supriyanto SE mempunyai obsesi menarik dalam memajukan daerahnya pada era otonomi daerah. Bapak tiga anak buah kasihnya dengan Dra Hj Retno Widyastuti itu ingin menjadikan wilayahnya sebagai kota perdagangan (bisnis) sekaligus wisata. |
|
|
Kenaikan Tarif PDAM 50% Dinilai Memberatkan
KENDAL- Rencana kenaikan tarif PDAM di Kabupaten Kendal yang saat ini masih digodok di Dewan mendapat tanggapan dari Ikatan Forum Pelanggan PDAM (IFP) Perwitasari. Menurut rencana, kenaikan tarif dasar air bersih itu mencapai 50%, ditambah biaya meteran sebesar Rp 1.000. |
Punya Istri Muda, Polisi Dipecat
SALATIGA - Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Didi Widayadi, Senin (1/3) memecat Abrip Wahyudi (46), anggota Samapta Polres Salatiga. Pasalnya, Wahyudi terbukti mempunyai istri lagi, padahal dia sudah mempunyai beberapa anak dan cucu dari istri pertamanya. |
|