
| Kamis, 4 Maret 2004 | Liputan Pemilu 2004 |
Pemilu 2004Kampanye Enam Partai DipisahSURABAYA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim membuat kebijakan khusus terhadap kampanye enam partai politik peserta Pemilu 2004. Kampanye ke-6 partai itu dipisah di satu daerah pemilihan (DP). Tujuannya, menghindarkan kemungkinan terjadinya clash fisik. Anggota KPU Jatim Divisi Kampanye Aribowo MA kepada Suara Merdeka, Rabu (3/3), menjelaskan, kebijakan pemisahan kampanye ke-6 partai di satu DP bertujuan menghindarkan kemungkinan bentrok fisik antarpendukung partai-partai tersebut. Sebab selama ini, ke-6 partai itu terlibat rivalitas politik sangat tajam baik pada tataran visi maupun pendukung di lapangan. ''Tujuannya, ya biar masa kampanye di Jatim berlangsung aman dan tertib,'' tegasnya. Keenam partai itu adalah PDI-P, PNBK, PPP, PKB, PBR, dan Partai Golkar. Aribowo menjelaskan, kampanye PDI-P harus dipisahkan tempo dan DP-nya dengan Partai Golkar, PKB, dan PNBK. Lalu waktu dan DP kampanye PPP harus dipisahkan dengan PKB dan PBR. ''Misalnya waktu kampanye PPP harus dipisahkan dengan PKB dan PBR. Sebab, ketiga partai ini memperebutkan konstituen yang hampir sama. Khusus untuk PBR itu kan pecahan dari PPP. Karena itu, kami khawatir massa kedua partai ini kurang memiliki toleransi politik saat kampanye nanti,'' jelasnya. Begitupun dengan tempo kampanye PPP dan PKB. Khusus di kawasan Tapal Kuda, kedua partai yang memiliki kaitan sejarah dan budaya dengan NU ini terlibat rivalitas politik sangat tajam. (G14-64j) |