logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 4 Maret 2004 Olahraga  
Line

Ronaldinho Kena Batunya

BARCELONA - Peringatan hati-hati menembak bola tampaknya tak hanya berlaku bagi anak-anak yang senang bermain di dekat perkampungan penduduk. Bintang Barcelona asal Brasil, Ronaldinho juga harus memperhatikan peringatan itu.

Pemain lincah itu dikenal sebagai salah satu pengambil tendangan bebas paling akurat. David Seaman, penjaga gawang tim nasional (timnas) Inggris, adalah salah satu kiper top dunia yang mungkin takkan pernah lupa dengan tembakan maut Ronaldinho di perempat final Piala Dunia 2002.

Kali ini, eks pemain Paris St Germain ini mengalami peristiwa yang tak terlupakan. Peristiwa itu terjadi di sebuah katedral tua bernama Portico de la Gloria, di wilayah Santiago de Compostela Madrid.

Syuting Iklan

Ketika itu Ronaldinho sedang terlibat syuting sebuah iklan. Menurut skenario, Ronaldinho akan melakukan tendangan gunting spektakuler di pelataran katedral ternama itu. Pada saat pengambilan gambar tiba, tanpa ragu-ragu dia melakukan aksi yang dikuasainya itu.

Namun beberapa detik setelah bola melayang, tiba-tiba...praang! Bunyi kaca pecah berhamburan terdengar di telinga para kru yang bertugas. Ternyata Ronaldinho telah memecahkan sebuah jendela kaca di katedral yang dibangun sekitar tahun 1100-an itu.

Pimpinan agensi iklan yang mengontrak Ronaldinho, Emil Samper menyatakan pihaknya akan bertanggung jawab atas kejadian itu.

"Itu adalah kesalahan saya. Saya meminta Ronaldinho menendang bola sekuat-kuatnya, tetapi dia tak beruntung karena bola yang ditendangnya memecahkan kaca jendela," ujar Samper seperti dikutip surat kabar La Voz Galicia.

Satu-satunya hal yang patut disyukuri Ronaldinho adalah kaca jendela yang dipecahkannya tak seantik katedralnya. Untungnya lagi, pihak katedral tak menuntut apa-apa selain penggantian kaca jendela yang rusak itu. (dtc-59)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA