
| Kamis, 4 Maret 2004 | Olahraga |
Ketua Chelsea MundurLONDON - Ken Bates mundur sebagai Ketua Chelsea. Demikian dikemukakan klub London itu, kemarin. "Dalam kondisi emosional dan disaksikan 300 orang, dia (Bates) menyatakan 'tak bersalah' ketika periode yang dia tangani sudah habis. Untuk rezim baru, dia tidak mempunyai antisipasi, perbedaan budaya timur dan barat. Itu mungkin yang membuat dia mengambil keputusan untuk mundur," kata pihak klub dalam website-nya. Posisi Bates (72) memang melemah sejak The Blues dibeli miliuner asal Rusia, Roman Abramovich pada Juli lalu. Kedatangan Peter Kenyon sebagai Ketua Eksekutif dari Manchester United, Februari lalu, membuat dia makin "tak berdaya". "Peter Kenyon akan menggantikan posisi saya dan dia ingin mengubah klub dengan gayanya. Saya tak ingin bekerja dengan mereka lagi," ungkap Bates. Bates membeli Chelsea pada 1982 dan membawa klub itu kembali ke papan atas. Dia menginvestasikan dalam jumlah banyak, termasuk merenovasi Stadion Stamford Bridge dengan restoran, hotel dan kompleks untuk bersantai. Pelopor Di bawah Bates, The Blues menjadi pelopor pengimpor pemain berbakat dari luar negeri. Pelatih Belanda Ruud Gullit membawa Chelsea meraih Piala FA untuk kali pertama selama 26 tahun pada 1997. Secara atraktif, sang ketua memboyong para pemain top Italia seperti Gianluca Vialli, Gianfranco Zola dan Roberto Di Matteo. Vialli menggantikan posisi Gullit sebagai pelatih pada 1998 dan membawa The Blues memenangi Piala Liga Inggris dan Piala Winners, serta memboyong Piala FA pada 2000. Namun Bates coba merentangkan sayap bisnis keuangannya, berani membayar gaji sangat tinggi dan bermain di pasar televisi Eropa. Chelsea kemudian mengalami masalah keuangan. Abramovich lalu datang dan membayar utang klub sebesar 149,7 juta dolar AS, membeli 60 juta pound saham, termasuk nilai kepemilikan Bates sebesar 17 juta dolar AS dan memberi 100 juta pound kepada pelatih Claudio Ranieri untuk membeli pemain baru. (rtr,A7-59) |