logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 4 Maret 2004 Olahraga  
Line

Ketua Umum PSSI Hanya Diminta Sempurnakan AD/ART

SEMARANG-Salah satu peserta Kongres PSSI yang akhirnya masuk menjadi unsur Tim Perumus Komisi B, Miyono, sangat menyesalkan hasil Rapat Paripurna Pengurus (RPP) PSSI yang diselenggarakan di Jakarta, 24-26 Februari lalu.

Ketika ditemui di rumahnya di Desa Pendekan, Mojosongo, Boyolali, Selasa lalu, dia menjelaskan waktu itu sidang di Komisi B mengalami deadlock ketika membahas masalah keanggotaan baru PSSI. Akhirnya ketua sidang di depan forum kongres menyerahkan sepenuhnya kepada ketua umum terpilih untuk penyempurnaan AD/ART.

Jadi, papar Miyono, ketua umum diminta untuk menyempurnakan AD/ART, bukan mengubahnya menjadi Pedoman Dasar PSSI seperti hasil RPP. Bahkan, Komisi B dalam rumusan yang diserahkan kepada ketua umum PSSI terpilih, sama sekali tidak membahas materi. Sebab materi itu sendiri di dalam Komisi B belum sempat dibahas, karena saat itu waktunya tidak pas. Bahkan terjadi perang argumentasi yang menjurus ke pertengkaran.

Jika ada pernyataan bahwa rekomendasi dari Ketua Komisi B yang diserahkan Ketua terpilih dikatakan hilang, dia menuding ada rekayasa. ''Sebab, penyerahan itu terjadi di depan forum Kongres PSSI yang disaksikan semua utusan atau 359 peserta,'' tandas Ketua Umum Persebi Boyolali ini.

Bahkan, lanjutnya, yang tak habis dimengerti dari hasil RPP tersebut adalah pengingkaran terhadap tim-tim yang dianggap bukan anggota PSSI.

''Menyimak Pasal 6 Pedoman Dasar PSSI, khususnya ayat 2b, berarti kami-kami yang membina sepakbola di daerah dan belum masuk ke Divisi II Nasional sama sekali tak dianggap pengurus PSSI. Buat apa kami membina sepakbola, jika hanya mengikuti Musda. Padahal sejak bertahun-tahun, hak dan kewajiban anggota PSSI baik Divisi Utama, Divisi I, Divisi II maupun tim-tim perserikatan atau klub yang belum menasional tetap sama,'' ujar anggota DPRD Boyolali ini. (A4-22)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA