
| Kamis, 4 Maret 2004 | Olahraga |
Sebaiknya Pelatih Optimalkan Pemain LokalSEMARANG - Mantan Manajer Umum PSIS HB Bahreisy Gozali menilai kekalahan PSIS dari Pelita Krakatau Steel 1-2 pada lanjutan Kompetisi Liga Bank Mandiri di Cilegon, kemarin, sebagai hal yang wajar. Artinya, sebagai tim tamu memang sulit untuk bisa menang di kandang lawan. ''Wajar bila PSIS kalah di kandang lawan. Karena memang biasanya tim tuan rumah lebih banyak memiliki keuntungan,'' kata Gozali, yang menyaksikan langsung pertandingan itu di Cilegon. Dia mengemukakan, untuk mendapatkan tim yang tangguh, harus disiapkan pemain-pemain hebat pula. ''Sebagai pengamat, saya menyarankan kepada manajer tim dan pelatih untuk mengubah strategi. Salah satunya adalah dengan mengoptimalkan pemain-pemain lokal dan membatasi (peran) pemain asing,'' kata asisten manajer timnas Pra-Piala Dunia dan Piala Asia itu. Jarang Dimainkan Dalam penilaiannya, dari empat pemain asing, hanya seorang yang bagus permainannya, yakni Fofee Camara. Sedangkan tiga lainnya, Ricardo Bonavides, Darwin Perez dan Roberto Kwateh, tidak memperlihatkan permainan yang bisa dicontoh oleh anak-anak Semarang. ''Mereka bermain tanpa semangat dan fanatisme. Ini kan kurang menguntungkan bagi tim,'' tandasnya. Dengan perhitungan seperti itu, dia menyarankan kepada pelatih Cornelis Soetadi agar lebih mengoptimalkan pemain-pemain lokal. Disebutkannya, gelandang M Irfan dan penyerang Khusnul Yaqien yang pada musim lalu sudah menunjukkan tingkat permainan bagus justru jarang dimainkan. Padahal, katanya, pemain-pemain seperti itu justru memiliki daya juang tinggi. Gozali pun ingin agar pada pertandingan melawan Persib di Semarang, Sabtu (6/3) lusa, pemain-pemain lokal benar-benar bisa dimainkan. (A4-22) |