logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 4 Maret 2004 Semarang & Sekitarnya  
Line

Tetap Adakan Pemberantasan

MIJEN- Di beberapa wilayah di Semarang tengah digalakkan pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti, tapi daerah pinggiran seperti Mijen dan Gunungpati ternyata bebas dari nyamuk pembawa demam berdarah itu.

Menurut dr Anasih Rachmawati dari Puskesmas Mijen, sejak Januari baru ada dua kasus pasien yang terserang DB dan telah tertangani.

Meski bebas DB, pihaknya tidak mengabaikan pemberantasan sarang nyamuk pembawa penyakit tersebut. ''Selain mensosialisasikan program 3M, kami juga melakukan pemberantasan jentik nyamuk,'' jelasnya.

Namun setelah beberapa petugas yang dibentuk dan turun ke lapangan, ternyata sangat sedikit ditemukan adanya jentik nyamuk. Untuk itu pihak puskesmas menilai tidak perlu dibentuk tim survei jentik nyamuk yang melibatkan masyarakat. ''Kami membentuk tim pemberantasan jentik yang hanya melibatkan petugas puskesmas saja. Sebab, bisa dikatakan Mijen bebas DB,'' katanya.

Menurut dia, terbebasnya Mijen dari nyamuk tersebut salah satunya karena kesiapan puskesmas. ''Setiap ditemukan adanya jentik kami langsung memberinya bubuk abate,''katanya.

Kenali Sedari Awal

Selain itu, lanjut dia, pihaknya menekankan pada pengenalan dini dengan mewaspadai gejala atau ciri awal terkenanya penyakit ini. Di antaranya adalah daya tahan tubuh penderita menurun drastis, diikuti panas yang tidak turun lebih dari dua hari, rasa sakit pada perut. ''Seperti mual, karena ada pembesaran hati,'' katanya.

Menurut dia, agar penanganan tidak terlambat perlu dilakukan pemeriksaan serial sehari dua kali bagi penderita yang ditengarai terkena DB, terutama apabila setiap 6 jam ada perubahan trombosit.

Dia menambahkan, adanya gejala buang air besar yang berwarna hitam juga harus diwaspadai. ''Pemeriksaan trombosit, hematokrit dan hemoglobin sangat penting untuk mengetahui seseorang terkena penyakit ini. Pemeriksaan laboratorium sangat murah, tidak sampai Rp 10.000 untuk sekali periksa. Masyarakat tidak perlu takut harga pemeriksaan laboratorium,'' katanya.

Merebaknya penyakit DB dan terus bertambahnya jumlah penderitanya di Semarang, mendapat perhatian dari parpol. DPD Partai Golkar Kota Semarang secara bertahap melakukan fogging (pengasapan) di sejumlah wilayah.

Tahap pertama dilakukan di wilayah Kelurahan Pandansari, Semarang Tengah, Rabu (3/3). Dalam kesempatan tersebut Ketua DPD Partai Golkar Kota Semarang H Bambang Raya Saputra didampingi Hindarto Handoyo (anggota FPG DPRD Kota) menyaksikan langsung penyemprotan yang dilakukan para kader partai tersebut.

Menurut Ketua Kader Kesehatan Pandansari Wiwik Sumiyati, di wilayahnya ada lima penderita DB yang dirawat di rumah sakit. Dua orang rawat inap di RS Telogorejo, seorang di RS Panti Wilasa, satu di RS Dr Kariadi, dan seorang lagi di RSU Tugu. ''Namun yang rawat jalan banyak.''

Dia mengatakan, meskipun di RT, RW, dan kelurahan sudah ada imbuan untuk melakukan 3 M (menguras, menutup, dan menimbun), belum maksimal. Sesuai dengan survei, dari 35 rumah, 19 di antaranya positif terdapat jentik.

Diungkapkannya, penderita DB awalnya di Kampung Grobogan. Selanjutnya muncul penderita lagi dengan jarak sekitar 100 meter dari kampung tersebut, yakni di Pandansari Raya. Jumlahnya terus bertambah di Pandansari VII, Pandansari IV, dan Pandansari III.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Semarang H Bambang Raya Saputra mengatakan, yang dilakukan pihaknya berdasarkan aspirasi masyarakat. Seusai dengan laporan masyarakat, warga Pandansari sudah tiga kali meminta agar dilakukan fogging namun tak kunjung ada.

''Banyak permintaan pada kami, nanti akan dilakukan secara bertahap,'' ujarnya.

Bambang yang juga anggota MPR dari Fraksi Utusan Daerah ini mengakui menemui sedikit kesulitan dalam mendapatkan obat untuk fogging. Namun demikian, hal itu masih tetap bisa diatasi.

Karena banyak permintaan, pihaknya merencanakan membeli sendiri alat untuk melakukan fogging, karena sampai saat ini masih meminjam pada Dinas Kesehatan Kota. Harga alat itu sekitar Rp 6,5 juta, buatan Korea. (wid,G7-73k)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA