
| Rabu, 3 Maret 2004 | Semarang & Sekitarnya |
Parpol Minta Dana Bantuan TambahanBALAI KOTA- Partai politik baru peserta Pemilu 2004 di Semarang mengajukan penambahan dana bantuan kepada Wali Kota. Mereka menilai bantuan yang sebelumnya diberikan kepada 18 partai politik baru, Rp 10 juta, masih kurang. Permintaan itu disampaikan para pemimpin partai politik kepada Wali Kota H Sukawi Sutarip SH SE pada pertemuan partai politik dengan muspida, KPU dan Panwas Pemilu Kota di Gedung Moh Ikhsan, Selasa (2/3). Ketua DPC Partai Demokrat Prajoko Hariyanto menuturkan, mengikuti pemilu tahun ini dibutuhkan dana yang begitu besar. Padahal, partai-partai baru itu ibaratnya anak yang masih perlu bimbingan. ''Agar bisa besar di antaranya harus dibantu dari pemerintah. Namun, kalau permohonan bantuan ini diberikan, sebaiknya diambilkan dari sumber yang jelas seperti dari APBD,'' ujarnya. Dia mengaku, sampai sekarang Partai Demokrat belum mengambil bantuan Rp 10 juta dari Pemkot yang diberikan sebelumnya kepada 18 partai politik baru. ''Kami ingin mempertanyakan sumbernya itu dari mana?'' Selain mengajukan permintaan tambahan bantuan dana bagi parpol, mereka juga meminta Pemkot memberikan fasilitas gratis ketika partai politik menggunakan gedung tertutup untuk kegiatan kampanye. ''Permohonan ini masuk akal, sebab banyak parpol kondisi keuangannya masih minim,'' akunya. Selain mengajukan permohonan bantuan kepada Pemkot, para pemimpin parpol juga mengajukan permintaan dana kepada Kapolwiltabes Semarang Kombes Badrodin Haiti. Menanggapi hal itu, Wali Kota H Sukawi Sutarip SH SE mengemukakan, dana bantuan tambahan kepada partai politik diusahakan akan dipenuhi. Namun, soal besarnya dia belum memastikan karena akan dilihat dulu anggaran yang ada. ''Tetapi syaratnya ini permintaan terakhir,'' tegas Sukawi. Sementara itu menanggapi permintaan bantuan, Kapolwiltabes mengemukakan pihaknya tidak mengalokasikan anggaran untuk bantuan partai politik. Justru sampai sekarang dana pengamanan pemilu bagi Polwiltabes belum diketahui berapa besarnya dan sumbernya dari mana. ''Kami masih menunggu hal itu. Syukur dari APBN,'' ujarnya. (G17,H1-45k) |