logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 3 Maret 2004 Semarang & Sekitarnya  
Line

Dibangun Taman di Depan Baiturrahman

SEMARANG TENGAH- Lahan kosong di depan pagar Masjid Baiturrahman, Simpanglima, kini ditata oleh Pemerintah Kota Semarang. Lahan di sebelah utara trotoar tersebut selama ini digunakan ngetem angkutan kota pada siang hari dan dipakai pedagang kaki lima berjualan pada malam hari.

Camat Semarang Tengah Drs Arief Moelia Edie, Senin (1/3) menjelaskan, penataan kawasan tersebut dengan membuat taman pada beton bis. ''Mulai kemarin sudah dipasang 12 bis untuk tempat tanaman itu,'' kata dia.

Dikemukakannya, dampak dari pembuatan taman tersebut angkutan kota yang sebelumnya sering ngetem di lokasi itu, tidak ada lagi. Sebab, selama ini di jalan itu juga seing terjadi kemacetan. ''Dengan pembuatan taman itu diharapkan tidak lagi terjadi kemacetan,'' ujarnya.

Dampak lain, lokasi jualan pedagang kaki lima yang sering berada di depan masjid itu pun makin sempit. Di lokasi itu terdapat 20 pedagang kaki lima yang biasa berjualan pada malam hari. Kalau sebelumnya para pedagang kaki lima itu bisa menempati lahan seluas 4 x 5 meter atau 3 x 4 meter atau lebih, sekarang dibatasi hanya 2 x 3 meter. ''Jadi, pemakaian lahan pedagang dipersempit,'' ucapnya.

Penataan di depan Masjid Baiturrahman ini bukan merupakan penggusuran terhadap para pedagang itu. Sepanjang pedagang di situ tertib dan tidak melanggar aturan, Pemkot tidak akan menggusurnya.

Pemasangan bis beton tersebut akan dilanjutkan pekan depan. Sampai sekarang baru 12 dan telah dicat warna hitam dan putih. Setelah taman itu jadi, di depannya tidak boleh dipakai untuk berjualan lagi.

Menanggapi pembuatan taman tersebut, sejumlah pedagang yang sering berjualan di lokasi itu mengaku terpaksa menuruti kemauan Pemkot.(G17-73k)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA