
| Rabu, 3 Maret 2004 | Internasional |
Kontroversial, Acara Al Hawa Sawa DisetopDUBAI - Maunya sih ingin tampil beda dan maju, tetapi apa daya budaya dan adat-istiadat setempat belum dapat menerimanya. Maka, acara reality show pertama di sebuah televisi Arab harus diakhiri, Senin malam waktu setempat (Selasa pagi WIB). Penyebabnya, acara tersebut menimbulkan kontroversi karena menampilkan kaum wanita di hadapan para pria yang melamar mereka di sebuah apartemen mewah, selama 24 jam sehari. Para pengkritik mengecam program ''Al Hawa Sawa'' (Mengudara Bersama) itu, karena dinilai terlalu liberal. Tetapi pemirsa yang mengemarinya berkilah, acara itu mendukung nilai tradisi kontak terbatas sebelum pernikahan. Para pria yang mengidamkan istri, dapat memandangi gadis-gadis yang dipajang selama 24 jam sehari itu, dan kemudian melakukan kontak sebelum melakukan pertemuan di apartemen guna membahas kemungkinan menuju jenjang pernikahan. Di kawasan Timur Tengah, yang 280 juta penduduknya berbahasa Arab, show TV semacam itu punya pemirsa besar sekali, sekaligus besar pula debat publik yang ditimbulkannya. Sayang, acara tersebut harus diakhiri, setelah jaringan televisi MBC Bahrain untuk sementara waktu menghapusnya dari pogram penayangan. Acara itu ditirunya dari reality show Big Brother yang banyak penggemarnya. Keputuan berat itu harus diambil, setelah muncul protes dari banyak negara Arab, termasuk Bahrain (tempat acara tersebut dibuat). Big Brother sendiri, akan diudarakan dari lokasi lain. Big Brother memperlihatkan enam wanita dan enam pria tinggal di vila yang sama, seakan mencemooh nilai-nilai tradisional masyarakat Arab yang memegang teguh larangan kumpul bersama bagi wanita dan pria yang belum menikah. (rtr-ed-30) |