
| Rabu, 3 Maret 2004 | Internasional |
''Super Tuesday'' Hari IniKerry Yakin, Edward Tolak MundurWASHINGTON - John Kerry berharap bisa melakukan pukulan telak terhadap saingan serius satu-satunya dalam pencalonan presiden Partai Demokrat, untuk menantang Presiden George W Bush dan merebut kekuasaan di Gedung Putih. Jajak pendapat menunjukkan Kerry unggul besar atas John Edwards di 10 negara bagian. Jajak pendapat tersebut diselenggarakan di Negara Bagian New York, California, Ohio, Massachusetts, Georgia, Minnesota, Maryland, Connecticut, Rhode Island, dan Vermont. Ke-10 negara bagian tersebut dijadwalkan melakukan primary Selasa kemarin waktu AS (Rabu WIB), yang mewakili sekitar seperempat dari seluruh pemilih Amerika. Kerry, senator Negara Bagian Massachusetts, sejauh ini memenangi 18 dari 20 primary. Edwards, senator North Carolina, telah meraih satu kemenangan, yakni di negara bagian asalnya, South Carolina. BBC melaporkan, jika Edwards gagal membuat kemenangan mengejutkan, pencalonannya bakal berakhir. Menurut BBC, Kerry semula dianggap terlalu liberal, penyendiri, dan terlampau bodoh untuk menjadi kandidat pemenang. Tetapi dia telah menjadi juru kampanye yang semakin tajam dalam beberapa pekan terakhir. Jajak pendapat memberi kesan bahwa dia bakal menang. Punya ''Track record'' Kerry, yang telah menjadi senator selama 19 tahun, dalam kondisi penuh percaya diri menjelang primary tersebut. Dia mengatakan dalam suatu wawancara bahwa dia memiliki track record yang lebih kuat, panjang, luas, dan dalam dibandingkan John Edwards - yang duduk di Senat sejak 1999. ''Tidak ada yang menunjukkan bahwa dia punya catatan lebih baik daripada saya, berkaitan dengan penempatan dukungan orang dan apa yang kita butuhkan untuk memperlihatkan kepemimpinan masa depan,'' tambahnya. Negara Bagian Ohio kehilangan banyak lapangan pekerjaan dalam empat tahun terakhir. Isu pekerjaan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai kekuatan Edwards, anak pekerja penggilingan gandum yang melakukan kampanye pro-buruh. Negara Bagian Georgia di AS selatan juga menghadapi persoalan pengangguran, dan diperkirakan akan menyambut hangat pesona selatan yang dimiliki Edwards. Kebijaksanaan konvensional memberi kesan jika Edwards tidak memenangi satu pun negara bagian dalam primary hari ini, dia tidak akan punya momentum untuk melanjutkan pemilihan pekan depan, saat empat negara di AS selatan memilih kandidat Demokrat mereka. Namun dalam debat dengan Kerry dan kandidat lain Demokrat Minggu lalu, Edwards menolak pernyataan bahwa dia akan mundur - atau mencalonkan diri sebagai kandidat wakil presiden untuk berpasangan dengan Kerry. Dia menyerang kebijakan perdagangan Kerry dan mencoba menggambarkan saingannya tersebut sebagai orang dalam Washington yang tidak tersentuh oleh rakyat awam Amerika. (bbc-ben-46) |