
| Rabu, 3 Maret 2004 | Internasional |
Penasihat Arafat DitembakGAZA - Sejumlah pria bersenjata, kemarin, menembak mati wartawan kawakan Palestina yang menjadi penasihat terkemuka Yasser Arafat di luar kantornya di Kota Gaza, kata sejumlah saksi dan petugas medis. Khalil al-Zebin (59), pengelola majalah yang didanai Otoritas Palestina dan penasihat Arafat untuk urusan media dan hak asasi manusia, merupakan korban paling terkemuka pelanggaran hukum dan ketertiban akibat kerapnya melakukan penangkapan. ''Kami kehilangan pahlawan di kalangan masyarakat Palestina dalam satu pembunuhan yang murahan,'' kata Arafat kepada wartawan di markas besarnya di Kota Ramallah, Tepi Barat. ''Kami tidak dapat berdiam diri saja menyaksikan apa yang terjadi,'' katanya. Salah satu tulisan terbaru Zebin dalam majalah berisi kecaman terhadap terlukanya seorang pemimpin gerakan Fatah pimpinan Arafat baru-baru ini akibat penembakan. Menurut Zebin, serangan itu dilancarkan karena alasan internal. Seorang pejabat penting Persatuan Wartawan Palestina menyeru pembunuhan Zebin sebagai ''serangan menggemparkan terhadap rakyat Palestina''. ''Penyerangan itu merupakan satu upaya untuk menggagalkan proyek nasional dan membawa kami menuju pertumpahan darah, pertumpahan darah internal,'' kata Tawfiq Abu Khoussa, deputi ketua kelompok tersebut. Sejumlah wartawan Palestina melancarkan aksi protes yang menuntut agar Otoritas Palestina menyelidiki serangkaian serangan terhadap mereka di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Zebin menjadi sekutu Arafat pada tahun 1960-an dan kembali ke Gaza bersama pemimpin Palestina itu dan orang-orang pengasingan lainnya pada 1994, berdasarkan perjanjian damai sementara Israel-Palestina. (ynews -niek-ant-46) |