logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 3 Maret 2004 Jawa Tengah - Pantura  
Line

Mobil Kades yang Dicuri Akhirnya Kembali

  • Dijual di Sampit Kalbar

KAJEN- Nasib mujur dialami Kades Wonorejo, Kajen, Kabupaten Pekalongan, Sudaryo (45). Mobil Ferosa kesayangannya yang digondol pencuri 26 Januari lalu, kemarin akhirnya kembali ke tangannya setelah ditemukan polisi di Sampit, Kalimantan Barat (Kalbar).

Kapolres Pekalongan AKBP Drs Lotharia Latief didampingi Kasat Reskrim AKP Usup Sumanang SH mengatakan, mobil tersebut ditemukan setelah polisi berkoordinasi dengan kepolisian di daerah tersebut.

''Berdasarkan penyelidikan kami, sindikat pencurian kendaraan tidak hanya terjadi di Pekalongan tetapi juga di daerah lain. Kami pun terus mengecek dan koordinasi dengan polres lain, termasuk Polres Sampit,'' tutur Kapolres kepada wartawan, kemarin.

Dari hasil koordinasi dengan Polres Batang diketahui salah satu tersangka yang ditangkap juga mengaku mencuri mobil di Kajen, Kabupaten Pekalongan. Mendapatkan informasi itu petugas dari Polres Pekalongan melacak. Dari hasil pelacakan tersebut, mobil yang dicuri di Kajen telah dijual ke Sampit, Kalbar dengan nomor polisi yang sudah diganti dari G 7777 MB menjadi AD 8547 CE.

''Dua hari lalu kami berhasil menemukan mobil itu dan hari ini (kemarin-Red) langsung diserahkan kepada pemiliknya,'' tandas Lotharia.

Dengan diserahkan barang bukti itu, dia menuturkan, sekaligus menjawab anggapan negatif di masyarakat selama ini yang mengatakan barang curian yang ditemukan polisi sulit diambil.

''Kami ingin menegaskan tak akan mempersulit pengambilan barang yang hilang dicuri dan ditemukan oleh polisi,'' tandasnya.

Selain itu dia juga minta kepada masyarakat untuk segera melaporkan jika menjadi korban pencurian. Jika kejadian pencurian segera dilaporkan, polisi bisa dengan cepat melacak hingga tak tertutup kemungkinan barang tersebut ditemukan kembali.

Sindikat

Saat ini pihaknya, kata dia, terus melacak terhadap kemungkinan sindikat pencurian kendaraan yang tersebar di berbagai daerah. ''Kami minta kepada masyarakat agar berhati-hati, sebab sindikat pencurian kendaraan tersebar di berbagai daerah.''

Sementara itu, Sudaryo kepada wartawan mengaku senang karena mobil yang sudah hilang dicuri itu kembali tanpa ada kerusakan sedikit pun. ''Paling hanya nomor polisi yang diganti dan tape mobil seharga Rp 5 juta yang hilang,'' tuturnya.

Sudaryo mengungkapkan, sewaktu mobil yang dia beli seharga Rp 55 juta digasak pencuri, kejadiannya begitu cepat tanpa ada yang tahu. Dia yakin pencuri mobil sudah terlatih dan bisa menyikat mobil dalam tempo relatif singkat.

''Mobil itu hilang sekitar pukul 02.00. Waktu itu rumah saya tengah diperbaiki sehingga mobil diparkir di halaman rumah,'' kenangnya.(G16-14s)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA