logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 3 Maret 2004 Jawa Tengah - Pantura  
Line

Kampanye Partai Dibagi Lima Kelompok

TEGAL- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal, kemarin menetapkan jadwal dan lokasi kampanye untuk partai-partai peserta Pemilu 2004, yang rencananya dimulai Kamis (11/3) lusa. Ke-24 partai yang menjadi peserta pemilu, terbagi dalam lima kelompok dengan pelaksanaan di empat daerah pemilihan (DP).

Ketua KPU, KH Saefudin Zuhri M SAg menyatakan, ketetapan jadwal dan kampanye itu telah disosialisasikan dan disepakati semua partai. Rata-rata dari tiap kelompok terdiri atas empat sampai lima partai.

''Jadwal ini sudah kami sosialisasikan dan disepakati oleh peserta pemilu. Namun, persoalan bagaimana pelaksanaannya nanti masih kami bahas. Misalnya, pemakaian atribut satgas yang sebaiknya tidak menggunakan gaya militer dan proses perizinan lokasi,'' kata dia.

Mengenai lokasi kampanye, kata dia, telah ditentukan untuk DP1 (Tegal Selatan) di lapangan Kelurahan Bandung, DP2 (Tegal Timur) di lapangan Wisanggeni, sebelah timur GOR, DP3 (Tegal Barat) di sebelah utara SMPN 13, sedangkan DP4 (Margadana) di lapangan Kelurahan Sumur Panggang.

Lokasi kampanye untuk tingkat provinsi dipusatkan di dua lokasi, yakni Alun-alun kota untuk kampanye terbuka, sedangkan GOR Wisanggeni untuk kampanye tertutup. ''Jika partai menggunakan gedung swasta terserah kepada partai tersebut asal ada laporan,'' kata dia.

Kekurangan

Pada bagian lain, Saefudin yang didampingi Kepala Divisi Informasi, Suriali Andi Kustomo memaparkan, persiapan fasilitas untuk kepentingan pemilu ini pihaknya masih memiliki kendala. Beberapa fasilitas seperti kotak suara, bilik, surat suara, dan kartu pemilih masih kurang.

Bahkan, surat suara yang dibutuhkan 193.229 buah belum mendapat kiriman dari KPU Pusat. Adapun kotak suara masih kurang 104 buah, sebab dari kebutuhan 2.440 buah baru direalisasi 2.336 buah. Demikian juga bilik suara, masih kurang 1.025 bilik. ''Kami baru menerima 2.604 buah. Padahal, kebutuhan kami 3.629 buah. Kartu pemilih kurang 2009 buah. Sebab dari kebutuhan 173.162 lembar baru direalisasi 171.153 lembar,'' jelas dia.

Jika kekurangan itu tidak terpenuhi hingga pencoblosan, lanjut dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkot untuk mengatasi kondisi darurat. ''Sebelum melangkah ke sana, kami tetap menunggu instruksi dari KPU Pusat.''(G12-80i)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA