| INDEKS BERITA HARI INI | Selasa, 2 Maret 2004 |
Ditangkap, Bapak-Anak Jual Gadis
SEMARANG- Seorang bapak dan anak tirinya ditangkap polisi karena menjual seorang gadis ke lelaki hidung belang seharga jutaan rupiah. Akibat perbuatan pelaku, korban berinisial Mae (16) kehilangan kegadisannya. |
Retribusi Bus ke Terminal Diperlonggar
GENUK -Puluhan awak bus yang kerap mangkal di Terminal Terboyo dikumpulkan di kantor terminal oleh Kepala Terminal Istijab SE dan Kanit Patroli Iptu Murdiyanto, Senin (1/3). Hal itu dilakukan setelah muncul isu aksi demonstrasi yang akan dilakukan awak bus jurusan Semarang-Jepara. |
|
|
Proyek Bandara A Yani Dimulai Juni
SEMARANG- Pembangunan konstruksi tahap pertama perpanjangan landasan pacu Bandara A Yani Semarang akan dimulai Juni. Pada proyek tahap awal itu rencananya diperpanjang landasan sejauh 60 m hingga 65 m sebelum melintasi Kali Silandak. |
Diminta Mencalonkan Lagi
KEDEKATAN Wali Kota H Sukawi Sutarip SH SE dengan PNS di lingkungan Pemkot ternyata menjadikan para bawahannya terkesan. Karena itu wajar jika kemudian mereka mengharapkan agar Sukawi menjadi wali kota pada periode mendatang. Keinginan sejumlah PNS itu terungkap ketika diadakan dialog bersama sejumlah PNS, di Balai Kota, Senin (1/3) kemarin. |
|
|
Perampok Dibekuk, Seorang Diduga Oknum TNI
TUGU-Seorang perampas motor yang diduga aparat TNI, B alias Boneng, dan seorang preman Agus Suseno (30) warga RT 2 RW 1 Bandarharjo, Semarang, ditangkap aparat Polsek Tugu, Sabtu (28/2). |
Pemancing Tewas di Muara Kaliwatu
SEMARANG UTARA -Damami (45), warga Desa Maguwo RT 3 RW 4, Kandangan, Temanggung, Minggu (29/2), tewas tenggelam di muara Kaliwatu, sekitar 1 km ke arah barat kawasan industri berikat Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. |
|
Meninggal setelah Lima Hari Demam
SEMARANG- Korban yang meninggal akibat terserang penyakit demam berdarah (DB) bertambah setelah Nevita Nur Irawati (4) meninggal dunia di RS Roemani, Senin (1/3) pukul 06.30. |
Warga Resah, Pemkot Diminta Pastikan Waktu
GAYAMSARI- Kalangan DPRD Kota Semarang mendesak Pemkot agar secepatnya melakukan sosialisasi pembangunan Jembatan Kartini dan jalan tembus dari jembatan tersebut ke Jalan Gajah Raya, kepada masyarakat. |
|
|
Parkir Liar Segera Ditertibkan
SEMARANG TENGAH- Parkir liar di kawasan Simpanglima yang akhir-akhir ini kembali muncul, akan segera ditertibkan oleh Dinas Perhubungan Kota Semarang. Penertiban diawali pada beberapa taksi dan belasan becak yang sering mangkal di ujung Jalan Ahmad Dahlan, tepatnya di sebelah barat Hotel Horison. |
Mal Ciputra Akan Selesaikan Pembuatan Gedung Parkir
SEMARANG - Mal Ciputra akan secepatnya menyelesaikan pembangunan semibasement gedung parkir di Jalan Anggrek. Lokasi itu nanti bisa digunakan dulu untuk tempat parkir sepeda motor. Penjelasan itu disampaikan Site Manager Proyek Pembangunan Gedung Parkir Mal Ciputra Ir Agus B Haryono, Senin (1/3). |
|
|
Terlambat, soal Mundurnya Caleg Golkar
SEMARANG - Penarikan calon anggota legislatif (caleg) Partai Golkar untuk DPRD Kota atas nama Theresia Ermawati Pancaningsih oleh pengurus DPD parpol tersebut terlambat. Sebab, film untuk pembuatan surat suara bagi caleg DPRD Kota sudah jadi. |
Lagi, Pelajar Tawur Rusak Bus
PEDURUNGAN - Hanya berselang dua hari setelah kejadian di Gayamsari, puluhan pelajar kembali terlibat tawuran, kemarin. Dalam peristiwa di Jl Brigjen Soediarto, tepatnya dekat persimpangan menuju Jl Beruang Barat Dalam itu, sebuah bus kota kembali menjadi sasaran amuk para pelajar. |
|
|
Ratusan Buruh Mengadu ke Polwiltabes
SEMARANG -Sekitar 600 mantan buruh PT Asia Mas Jl Semarang-Demak Km 8,5 Demak menggeruduk Mapolwiltabes Semarang, Senin (1/3). Mereka mengadukan manajemen perusahaan yang dinilai telah melanggar hukum dan melakukan intimidasi. Selain itu, mereka mempertanyakan uang pesangon yang sejak dua tahun silam belum diterima. Para mantan buruh itu melakukan aksi di depan pintu gerbang perusahaan sekitar pukul 07.30. |
Pasar Khusus PKL Barito Masih Perlu Dikaji
SEMARANG-Para pedagang onderdil di sepanjang Jalan Barito dan pedagang bunga Kalisari tidak layak lagi disebut PKL. Sebab, keberadaan mereka mapan dan pendapatannya cukup besar. Kepala Subdin UPD PKL Dinas Pasar Agus Wahyudi, Jumat (26/2), mengatakan, karakter PKL Barito tidak sesuai dengan definisi dalam Perda No 11/2000 tentang PKL. |
|
|
11.666 Hansip Ikut Amankan Pemilu
BALAI KOTA- Sebanyak 11.666 petugas hansip dan Satpol PP Kota Semarang akan ikut mengamankan jalannya pada Pemilihan Umum, 5 April 2004 mendatang. Belasan ribu hansip tersebut, diserahterimakan dari Wali Kota kepada Kapolwiltabes Komisaris Besar Polisi Badrodin Haiti dalam upacara di halaman Balai Kota, akhir pekan silam. |
Manajer dan Bawahan Tak Ada Bedanya
ANAK muda yang bernama Danang Utomo ini terkenal di lingkungan McDonalds (McD) Semarang sebagai manajer yang ulet dan ramah terhadap konsumen. Dia yang sehari-hari menjabat sebagai Manajer Toko McDonalds Mal Ciputra sebelumnya pernah bertugas menjadi Asisten Manajer McD Kuwait di Jazirah Arab, tahun 1998 - 2000. |
|
|
Maritim Membutuhkan Teknisi Perkapalan
SEMARANG- Rencana relokasi galangan kapal Jepang di Indonesia yang membutuhkan ratusan teknisi perkapalan seharusnya dimanfaatkan lulusan Akademi Teknik Perkapalan (ATP) Veteran Semarang. Karena itu lulusan ATP harus mampu bersaing dengan lulusan teknisi perkapalan lain baik dari dalam maupun luar negeri. |
Hilangkan Sukerta dengan Ruwatan
DALAM ilmu petangan Jawa, Tommy (25) dan Shanti (22) termasuk penyandang sukerta. Sebab mereka hanya dua bersaudara dengan jenis kelamin berbeda (kedhana-kedhini). Untuk menghilangkan sukerta tersebut, mereka mengikuti Ruwatan Massal XV yang diselenggarakan Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani) Pusat di Gedung Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang, Minggu (29/2). |
|
|
Pemkot Hijaukan 972 Ha Lahan Kritis
TEMBALANG- Pemerintah Kota Semarang sejak tahun lalu telah berupaya melakukan rehabilitasi lahan kritis. Tahun ini kegiatan serupa dilakukan pada sekitar 972 hektare lahan kritis yang tersebar sejumlah kecamatan. Upaya itu merupakan pelaksanakan Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (GNRHL) yang merupakan program Departemen Kehutanan. |
Budaya Lokal Perlu Diproteksi
SEMARANG - Nilai agama perlu dipadukan dengan budaya setempat karena ajaran moral yang masih normatif perlu diterjemahkan ke dalam ajaran yang terperinci dan aplikatif, seperti sopan santun/ tata krama yang berlaku di masyarakat. Prinsip sopan santun itu bernilai universal, baik masyarakat primitif maupun modern. Karena itu, untuk menghadapi globalisasi, perlu adanya proteksi terhadap budaya lokal. |
|
|
Mengolah Sampah Dapat Dimulai dari Rumah
SAMPAH selama ini dianggap sebagai masalah, terutama bagi penduduk perkotaan. Apalagi, pertumbuhan penduduk perkotaan saat ini cukup tinggi, sekitar 5,4%. Tahun 2018, diperkirakan 52% penduduk nasional justru berada di daerah perkotaan. Menurut catatan Badan Pengkajian dan Pengembangan Teknologi (BPPT) pada tahun 1998/1999, 10 juta penduduk DKI Jakarta menghasilkan sampah 6.500 ton/hari. |
Tren Pernikahan ala Ikapesta
SEMARANG- Jika ingin mendapatkan kejutan dalam acara Ikapesta Wedding Trend & Party Expo 2004, Anda jangan bepergian jauh-jauh dari Semarang pada Jumat-Minggu. Pasalnya, pada 5-7 Maret, mulai pukul 10.00-21.30 di Krakatau Grand Ballroom Hotel Horison, Plasa Simpang Lima Lantai 7, Capung Organizer bakal menggelar acara unik yang melibatkan 76 peserta pergelaran dan pameran segala hal yang berkait dengan kebutuhan pesta dan pernikahan. |
|
Langka, Minyak Tanah di Purwodadi
GROBOGAN - Beberapa warga Kecamatan Purwodadi, Grobogan, mengeluh karena terjadi kelangkaan minyak tanah. Akibatnya, harga minyak tanah di pengecer naik sekitar Rp 200. Harga semula Rp 1.000/liter, namun kini menjadi Rp 1.200- Rp 1.300/liter. |
SPBU Nakal Akan Diyustisi
SALATIGA - Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Salatiga yang diduga nakal, dalam arti alat ukurnya tak ditera, akan terkena operasi yustisi oleh Tim Yustisi Pemkot Salatiga. terbukti melanggar, pemiliknya bisa dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama enam bulan atau denda paling banyak empat kali jumlah retribusi terutang. |
|
|
Puluhan Warga Sedayu Unjuk Rasa
GROBOGAN- Puluhan warga Desa Sedayu, Kecamatan Grobogan, unjuk rasa di depan Kantor KPH Purwodadi, Senin (1/3). Mereka menuntut pengembalian hak atas tanah yang mereka nilai telah dikuasai Perhutani. Sebelumnya mereka unjuk rasa di depan Kantor DPRD Grobogan. |
Buruh Pabrik Garmen Ditemukan Tewas
UNGARAN - Dariyah (22) warga Dusun Watububan, Gedanganak, Ungaran, Kabupaten Semarang ditemukan tewas, kemarin. Polisi masih mengusut kasus kematian itu, sebab pada leher korban ditemukan luka seperti bekas cekikan. |
|
|
Ular Kembang Wangi Ditawar Rp 8 Miliar
KENDAL- Ukuran fisik yang dimiliki ular Kembang Wangi, selain mampu menambah daya tarik objek wisata Curug Sewu Kecamatan Patean, Kendal juga memiliki harga jual yang fantastis. Ular jenis sawa kembang paiton reticulasus yang diklaim memiliki tubuh terbesar dan terpanjang se-Asia Tenggara itu, pernah ditawar Rp 8 miliar. |
Panwas Minta Tembiring Bebas Bendera Parpol
DEMAK-Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwas Pemilu) Demak hingga Senin (1/3) terus memantau sejumlah bendera PPP, PDI-P, PAN, dan PNBK yang dipasang di Lapangan Tembiring. Karena, Pengurus Cabang NU mengirim surat ke Panwas Pemilu Jumat lalu. |
|
|
Tim Ukhuwah Nahdliyyah Silaturahmi ke Golkar
DEMAK- Tim Ukhuwah Nahdliyyah PC NU Demak, dipimpin KH A Zaini Mawardi, baru-baru ini bersilaturahmi ke DPD Partai Golkar Demak dan memberikan pembekalan moral terhadap caleg partai itu. Mereka berdialog mengenai berbagai persoalan yang dihadapi Kabupaten Demak. |
Kasus Curanmor Masih Tinggi
SEORANG pencuri kendaraan bermotor bernama Siswidi (34), warga Dukuh Canden, RT 6 RW 7, Kelurahan Kutowinangun, Tingkir, Salatiga, belum lama ini dilumpuhkan anggota Reserse Mobile (Resmob) Polres Salatiga. |
|
Jumlah Penderita Turun, Jentik Masih Tinggi
GROBOGAN - Meski jumlah kasus demam berdarah (DB) di Kabupaten Grobogan menurun, beberapa daerah dicurigai angka jentiknya masih relatif cukup tinggi. Adapun empat desa yang diduga endemik DB adalah Sulursari (Gabus), Panunggalan (Pulokulon), Tuko (Pulokulon), dan Putatsari (Grobogan). |
||