| INDEKS BERITA HARI INI | Selasa, 2 Maret 2004 |
NU Hanya Dijadikan Kernet
|
Terkait Bom Marriot Warga Malaysia Ditangkap di Solo
JAKARTA-Tim Antiteror Detasemen 88 Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) menangkap tersangka bom Marriott, Amran bin Mansyur alias Andi Saputra, warga negara Malaysia di Solo. "Amran sekarang ada di rumah tahanan Polda Metro Jaya. Pemeriksaan intensif sedang dilakukan," ungkap Wakabag Humas Polri Brigjen Soenarko DA, kemarin. |
|
|
Masuk FK Undip Tanpa Tes Rp 150 Juta
SEMARANG - Seperti penerimaan mahasiswa baru tahun 2003, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang tahun ini memberlakukan penerimaan mahasiswa baru tanpa tes. Namun mereka disyaratkan memberi sumbangan uang yang diistilahkan dengan dana pengembangan dan kerja sama. |
"Saya Masih Menko"
|
|
|
Kekalahan Sudah Dilupakan
CILEGON- Para pemain PSIS, Senin siang kemarin tiba di Cilegon untuk bertanding menghadapi tuan rumah Pelita Krakata Steel, Rabu besok. |
Aristide Tiba di Afrika Tengah
BANGUI - Presiden terguling Haiti, Jean-Bertrand Aristide, kemarin pagi tiba di Republik Afrika Tengah setelah meninggalkan negaranya di pulau Karibia di tengah-tengah kerusuhan berdarah, kata seorang koresponden AFP di bandara. |
|
|
Suparjo, Haji yang Dikabarkan Meninggal (3-Habis) Dr Hery Harus Bertanggung Jawab
|
"Lord of the Rings" Raih 11 Oscar
|
|
Dana Bantuan Partai Baru Sulit
SEMARANG- Anggota Komisi A DPRD Jateng Munawaroh Nurhadi mengemukakan, dana bantuan bagi partai politik peserta Pemilu 2004 yang sekarang tidak mempunyai wakil di DPRD Jateng sulit terealisasi. Masalahnya, dasar hukum untuk mengeluarkan anggaran tersebut sulit dicari. |
Tersangka Kasus BNI Dilimpahkan ke Kejati DKI
JAKARTA- Kejaksaan Tinggi DKI, kemarin menerima pelimpahan lima tersangka pembobol Bank BNI senilai Rp 1,7 triliun dari tim penyidik Mabes Polri. Mereka yang dilimpahkan adalah Ollah Abdullah Agam, Adrian P Lumowa, Richard Kuntul, Titik Pristiwanti, dan Aprilia Widarta. Kelimanya pengusaha yang tergabung di PT Gramarindo Group. |
|
|
Dewan Pendidikan Harus Kontrol Kualitas
|
Keluarga Besar TNI Tak Boleh Golput
|
|
|
"Kematian" Suparjo Terungkap
SOLO- Terungkap sudah kasus kesalahan informasi soal kematian H Suparjo bin Joyodikromo (60) di Tanah Suci. Kabar itu bermula dari keterangan petugas RS Muna Medical Center kepada istri Suparjo, Hj Sadiyah. Hal itu terungkap saat diklarifikasi di Asrama Haji Donohudan, kemarin. |
Kemandirian NH Dini di Usia Ke-68
|
|
|
Dirut Pertamina Akan Dilaporkan ke Polisi
JAKARTA- Komisi VIII DPR akan melaporkan Dirut Pertamina Ariffi Nawawi ke polisi karena tiga kali diundang ke DPR tidak datang. Dia dianggap melanggar UU Susduk. Komisi yang membidangi masalah pertambangan itu juga mengusulkan agar manajemen Pertamina segera diganti. |
||