
| Selasa, 2 Maret 2004 | Surat Pembaca |
Bangsa BesarSaya tidak tahu apakah PM Jepang Mr Koizumi pernah membaca buku-buku Bung Karno, mengenal atau mendengar nama Bung Karno pada waktu usia mudanya, juga mendengar pidato-pidatonya. Soalnya PM Koizumi mengambil risiko didemo, dicerca dan dikritik oleh sebagian masyarakat Jepang. Mereka yang mencerca adalah antimiliteris agresi Jepang di perang Asia Pasifik 1942-1945, yang berarti tidak menyetujui para perajurit Jepang yang tewas dalam peperangan dihormati, lebih-lebih dipuja. Dalam masa jabatannya dia telah 3 kali mengunjungi Yasukuni Jinza. Yasukuni Jinza adalah sebuah kuil di Kota Tokyo yang menyimpan segala seluk beluk riwayat dan sejarah peperangan yang dilakukan Jepang beserta para prajurit yang tewas, utamanya dalam perang Asia Pasitik. Abu dan barang-barang milik para prajurit, sejarah hidupnya, termasuk juga surat-surat pribadinya semua tersimpan rapi di sini. Jadi menurut pandangan saya, sesuai dengan ajaran Bung Karno, tindakan PM Koizumi sangat luhur karena dia mau menghormati para pahlawan bangsanya. Faktanya, Jepang adalah negara yang besar dan maju sehingga pantas kalau pemimpinnya mau memberi penghormatan kepada mereka yang pernah menyabung nyawa untuk kejayaan negaranya. Jadi kalau ada sebagian masyarakatnya menganggap tindakan PM Koizumi merupakan perbuatan yang tidak pantas karena seakan mengagungkan militerisme, tidaklah tepat. Lebih baik mengagungkan para pahlawan bangsa sendiri daripada bangsa lain. Kita hormat kepada para pahlawan bangsa lain, tetapi jangan berlebihan. Bambang Poernomo ***
Pendirian SPBU di Karanganyar Tegal
Sehubungan rencana pernbangunan stasiun pengisian bahan bakar minyak (SPBU) di Desa Karanganyar Kecamatan Dukuhturi Tegal, ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan kepada Pemkab. Warga sekitar lokasi pembangunan merasa belum pernah dimintai izin dan memberi izin untuk proyek tersebut. Namun aneh bin ajaib izin telah keluar atas nama Drs H Masfui MM. Sebagai pengusaha yang notabene ketua dan sekretaris Gapensi diduga membagi uang Rp 50.000 kepada beberapa warga sekitar guna menandatangani kertas kosong yang digunakan sebagai syarat untuk pembuatan IMB. Dia juga belum pernah melakukan musyawarah maupun sosialisasi pada warga sekitar namun tahap awal pembangunan telah dilaksanakan. Diduga dia memberi sesuatu kepada ketua RT/RW, kades maupun BPD setempat. Mohon Bapak Bupati Tegal, DPU, Dinas Tata Kota maupun DPRD dapat menindaklanjuti masalah ini dan dapat membatalkan kembali IMB maupun surat izin usahanya, sebab telah membuat resah warga sekitar lokasi. A Fatah
***
Izin Orari Berbau KKN
Saya kecewa terhadap Orari Lokal Surakarta karena saat mendaftar tes ujian kecakapan amatir radio, dikenai biaya administrasi sebesar Rp 100 ribu dan katanya sudah tidak ada tambahan biaya lagi. Tetapi ternyata harus membayar vitamin A sebesar Rp150.000. Keputusan Dirjen Postel tentang Ketentuan Pelaksanaan Kegiatan Amatir Radio, Pasal 28 menyebutkan calon dikenakan pungutan biaya administrasi untuk tingkat pemula dan tingkat siaga Rp 50.000. Adapun biaya yang harus dikeluarkan peserta: - Pendaftaran Rp 100.000 - Vitamin A Rp 150.000 - Giro Rp 180.000 - Wisuda Rp 50.000 - Iuran Lokal Rp 36.000 - Administrasi Rp 10.000 - Meterai Rp 12.000 Jumlah Rp 538.000. Seandainya tahu kalau dalam ujian ada unsur KKN, saya tidak akan mengikuti. Antonius
***
Jawaban SD 2 Kutoharjo
Menanggapi Surat Pembaca 26 Februari 2004 yang ditulis Sdr Yani Kaliwungu Kendal kami jelaskan : tambahan SPP Rp 7.000. Sudah disepakati dan disahkan oleh rapat pleno wali murid 23 Oktober 2003 untuk tahun ajaran 2003/ 2004 Kursus komputer tidak diwajibkan hanya untuk murid yang berminat (masuk ekstrakurikuler). Fortofolio Rp 5.500 sebagai program pengajaran di Kecamatan Kaliwungu / Kendal. Aritmatika (sempoa) tidak diwajibkan hanya untuk murid yang berminat (masuk ekstrakurikuler). Jumlah Rp 25.000, untuk pembayaran awal (buku panduan sempoa), biaya kursus perbulan Rp 7.500. Pendaftaran murid baru tidak dipungut biaya dan uang kenang-kenangan kelas VI, adalah kesepakatan wali murid SD 2 Kutoharjo Kaliwungu, salah satu SD unggulan di Kecamatan Kaliwungu. Jadi tidak mengherankan selalu kebanjiran murid. Namun begitu kami tidak pernah membuka jalur khusus (pintu belakang). Kepala SD 2 Kutoharjo
***
Tanggapan RS Telogorejo
Menanggapi keluhan Bapak/ Ibu yang disampaikan melalui rubrik Piye Jal 28 Februari 2004, kami ucapkan terima kasih. Kami mohon atas pelayanan yang kurang berkenan di hati Bapak/ Ibu, dan tentunya hal tersebutakan menjadi masukan yang berharga. Perlu kami sampaikan, biaya yang dibayar pasien di RS Telogorejo berdasarkan pelayanan yang diberikan kepada pasien setelah melalui persetujuan pasien/ keluarga. Atas dasar pemberian pelayanan tersebut kami menarik biaya. Kami menjamin tidak akan ada biaya lain di luar pelayanan yang telah diberikan RS. Namun bila ada hal-hal yang kurang berkenan silakan menghubungi bagian Humas RS Telogorejo melalui telp 024-8446000/8446444 (hunting) atau Hotline Service 24 jam 081 6666340. Manajer Humas RS Telogorejo ***
Service Siemens Mengecewakan
Saya membeli HP Siemens yang garansinya 18 bulan (fotokopi terlampir). Awalnva tidak mengalami masalah, tetapi kemudian fungsi getarnya tetap ada walau sudah dinonaktifkan. Saya menanyakan ke service Siemens melalui telepon dan jawaban operator cukup singkat yaitu HP dibawa ke service Siemens di ITC Roxy Semarang. Di service tersebut langsung selesai diperbaiki. Tetapi saat itu juga HP dicoba masih saja ada getar, diperbaiki lagi sampai 3 kali namun belum berhasil. Akhirnya saya dipertemukan kepada teknisinya. Namun dengan santai serta tanpa rasa bersalah dia menyatakan Siemens memang demikian. Pertanyaan saya, mengapa tidak dari awal diberitahu spesifikasi Siemens memang demikian dan aneh bila customer service dan teknisi tidak tahu. Mengapa teknisi harus membuka segel HP segala. Juga mengapa sampai tiga kali HP dibongkar pasang dan apa gunanya garansi 18 bulan bila pelayanannya amatiran. Mengapa HP tidak disegel kembali, apakah agar bisa dicari-cari kesalahannya sebagai alasan menghangus garansinya. Semoga ada instrospeksi diri dari personel dan manajemen, sehingga tidak menambah panjang kekecewaan konsumen. Michael. |