logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 2 Maret 2004 Sala  
Line

PNBK Hindari Premanisme

KARANGANYAR- Sekretaris DPC PNBK Karanganyar, Ismu Riyanto membantah partainya dikategorikan dalam lingkaran partai-partai bak ''perahu retak'' seperti yang dilansir Suara Merdeka, beberapa waktu lalu. Ia menyayangkan karena isu itu telah mengganggu perjalanan PNBK ke depan, khususnya dalam menghadapi Pemilu 2004.

''Apabila ada pernyataan (tentang keretakan PNBK-Red) yang muncul, bukan dari Ketua dan Sekretaris DPC. Itu tidak ada. Sebab persoalan yang bersifat internal sudah diselesaikan pada tingkat DPC, termasuk penyusunan caleg,'' kata Ismu yang mengaku tidak pernah memberikan pernyataan berkaitan dengan keretakan partainya, kemarin.

''Apabila ada pihak-pihak yang masih mencari sisi manfaat dari pemberitaan itu, diminta untuk berkaca pada latar belakang sendiri. Langkah dia justru akan mudah dibaca dan dinilai orang lain,'' kata caleg nomor satu dari daerah pemilihan Karanganyar III.

Ismu berharap agar masalah yang terjadi itu sekaligus menjadi pembelajaran bagi PNBK Karanganyar. Ia juga meminta pada para kader untuk tetap optimistis dan tetap berusaha dengan segala kemampuan partai, meski ada keterbatasan.

Dari Luar

Sementara itu, Ketua DPC PNBK Purnawa WS menduga, isu yang diembuskan datang dari kelompok atau partai lain yang tak ingin partai yang dipimpinnya menjadi besar dan menjadi salah satu partai yang mampu bermain dalam Pemilu 2004 nanti.

''Sebelumnya saya kira isu itu datang dari dalam, setelah saya runut ternyata itu datang dari luar,'' ucap caleg DPR RI yang mewakili Jateng IV itu.

Ismu melanjutkan, dalam berpartai PNBK akan menggunakan pendekatan yang santun dan ramah serta meninggalkan budaya premanisme.(G8-14s)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA