logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 2 Maret 2004 Liputan Pemilu 2004  
Line

Parpol Tak Mentolelir Intimidasi dan Kekerasan terhadap Pers

PEKALONGAN - Seluruh partai peserta Pemilu di Kota Pekalongan yang berjumlah 23 parpol, sepakat untuk menghargai kebebasan pers dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, segala pemberitaan yang dinilai merugikan akan diselesaikan menurut mekanisme dan prosedur yang telah dilembagakan.

''Untuk itu, kami tidak mentolerir adanya intimidasi dan kekerasan kepada pers,'' kata Drs Pratikno Sujarwo, wakil ketua PDI-P Kota Pekalongan, ketika membacakan kesepakatan parpol di ruang Sidang Sekretariat Pemkot, kemarin.

Kesepakatan tersebut ditandantangani 23 parpol dengan disaksikan Wali Kota Drs H Samsudiat MM, Ketua KPU drh Kasbollah, dan Muspida. Kesepakatan khususnya menyangkut pers itu ternyata disambut positif kalangan wartawan. Sebab paling tidak, ada upaya dari pimpinan parpol untuk tidak bermain hakim sendiri terhadap pers.

Kesepakatan lainnya, antara lain parpol akan saling menghargai keberadaan dan menghormati kebebasan masing-masing untuk bergerak dalam wilayah Kota Pekalongan yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Negara RI. Karena itu, prinsip kesetaraan dan tidak mengklaim teritori tertentu.

Parpol juga sepakat menghindari segala bentuk kekerasan untuk mencapai tujuan dan menyelesaikan masalah. Karena itu, tidak memperkenankan satuan tugas keamanan menggunakan peralatan dan bertindak sebagaimana tindakan yang menjadi kewenangan aparat keamanan negara.

Mereka sepakat menyelesaikan segala masalah yang dihadapi dengan mekanisme yang telah disiapkan oleh hukum, atau mengedepankan musyawarah untuk mencapai mufakat.

Kondisi Kota Pekalongan yang sudah aman ini harus dijaga dari segala akibat yang timbul dalam pelaksanaan kampanye.(A15-17)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA