
| Selasa, 2 Maret 2004 | Berita Utama |
"Lord of the Rings" Raih 11 Oscar
LOS ANGELES - Mereka membantai makhluk-makhluk buas, menggulingkan para tiran, dan menghancurkan cincin jahat, dan menjadi dewa dalam Academy Awards. Dalam ajang Oscar ke-76 yang hasil-hasilnya hampir semuanya telah diduga, para pahlawan The Lord of the Rings: The Return of the King mengangkat gener fantasi ke tingkat artistik baru, Minggu waktu AS (kemarin WIB). Mereka memperoleh 11 penghargaan, menyabet kategori film terbaik, dan menyapu bersih setiap kategori yang dinominasikan untuk film itu. Peter Jackson, yang membesut hikayat Bumi Tengah rekaan JRR Tolkien ke dalam layar lebar, memenangi kategori sutradara terbaik Oscar dan berbagi penghargaan skenario adaptasi terbaik dengan dua penulis lainnya. ''Saya kira, faktanya adalah kita memiliki peri, sihir, dan segala sesuatu yang membuat orang sulit menganggapnya serius,'' kata Jackson di balik panggung. ''Saya menghargai bahwa akademi dan para pemilih malam ini melihat semua itu.'' ''Tema-tema yang diangkat Tolkien, yakni pengampunan, keberanian, keyakinan, dan persahabatan adalah tema-tema yang langsung menyentuh hati,'' katanya. Keempat aktor yang menang, masing-masing membawa pulang Oscar untuk kali pertama. Sean Penn merebut penghargaan aktor terbaik, atas peran sebagai ayah yang menyimpan dendam dalam Mystic River. Charlize Theron meraih predikat aktris terbaik sebagai pembunuh berantai Aileen Wuornos dalam Monster. Aktor-Aktris Pendukung Aktor dan aktris pendukung terbaik Oscar kali ini jatuh pada Tim Robbins dan Renee Zellweger. Robbins berperan sebagai seorang pria yang jiwanya terganggu oleh trauma pada masa kanak-kanak dalam Mystic River, sedangkan Zellweger menjadi korban yang selamat dalam Cold Mountain. Theron bergurau bahwa karena setiap orang telah berterima kasih pada Selandia Baru, lokasi syuting Lord of the Rings, dia ingin menyampaikan rasa terima kasih pada negara kelahirannya, Afrika Selatan. ''Dan ibu saya,'' kata Theron. ''Dia berkorban begitu banyak agar saya dapat hidup di sini dan mewujudkan impian saya. Tidak ada kata lain untuk menggambarkan betapa saya sangat mencintaimu. Saya tidak akan menangis.'' Penn, yang pernah menolak hadir di beberapa ajang penghargaan tetapi dengan sangat ramah menerima Oscar setelah sebelumnya tiga kali dinominasikan, terkejut ketika hadirin serentak memberinya tepuk tangan meriah sambil berdiri. ''Saya merasa berada di sana untuk menolak pemikiran bahwa ini merupakan kontes mencari popularitas,'' kata Penn di balik panggung. ''Tetapi mereka mengambilnya dari saya di ruangan ini.'' Klan Kedua Kemenangan Sofia Coppola untuk skenario asli dalam Lost in Translation membuat keluarganya menjadi klan kedua dari tiga pemenang Oscar tiga generasi, bergabung dengan Walter, John, dan Anjelica Huston. Ayahnya adalah pemenang Oscar lima kali, Francis Ford Coppola, yang menjadi produser eksekutif film Lost in Translation. Dan kakeknya, Carmine Coppola, meraih penghargaan bidang musik dalam The Godfather Part II. ''Saya tidak pernah mengira ayah saya bisa menyaksikan saya meraih Oscar,'' kata Coppola. ''Jadi, hal itu sangat menggetarkan hati.'' Para pemilih Oscar menyelamatkan yang terbaik untuk yang terakhir tentang triologi The Lord of the Rings, dengan membanjiri seri terakhir itu dengan penghargaan setelah bagian 1 dan 2 hanya memperoleh penghargaan teknis atau musik. Pengaturan waktu The Fellowship of the Ring yang meledak di bioskop-bioskop pada 2001, disusul oleh The Two Towers satu tahun kemudian, menyembunyikan penghargaan besarnya untuk bagian terakhir. ''Ada anak tujuh tahun dalam diri saya yang dahulu membuat film di kebun belakang orang tua saya, dan saya tidak pernah bermimpi bisa berada di sini,'' kata Jackson (42), di belakang panggung bersama beberapa kolaborator Lord of the Rings. Return of the King juga memperoleh penghargaan untuk lagu, musik (score), efek visual, editing, makeup, art direction, tata rancangan busana, dan sound mixing. Penggubah Lagu Komposer Howard Shore meraih Oscar kedua untuk penggubah lagu Lord of the Rings. Dia kali pertama memperoleh Oscar dua tahun lalu dalam Fellowship of the Ring. Into the West, lagu selamat jalan dari Return of the King, memenangi Oscar untuk lagu terbaik. Lagu tersebut digubah oleh Fran Walsh, penulis skenario film itu, Shore dan Annie Lennox, yang melantunkan lagu tersebut. Hanya beberapa film fantasi yang dinominasikan untuk memperoleh Oscar - di antaranya Fellowship of the Ring dan Two Towers - namun hingga kini belum ada yang menang. Trilogi Jackson terbukti menjadi film terlaris, dengan penjualan tiket global sebesar 2,8 miliar dolar untuk tiga film tersebut. Return of the King sendiri meraih angka penjualan satu miliar dolar, film terlaris kedua setelah Titanic, yang meraup hasil penjualan 1,8 miliar dolar AS. Jackson bekerja selama tujuh tahun untuk menerapkan trilogi Tolkien - pertama meyakinkan para bankir Hollywood untuk membantu keuangannya dalam menggubah lagu yang memerlukan biaya 300 juta dolar, kemudian menyusun casting dan kru sebanyak 2.000 orang untuk membuat tiga film dan menjadi tontonan laris di bioskop-bioskop satu tahun kemudian. Hasilnya adalah saga 9 1/2 jam yang memadukan action langsung dan animasi komputer. Para aktor bekerja sama dengan binatang terbang, kumparan tali pancing di kapal, dan ''tiga anjing '' yang bisa berbicara dan berjalan. ''Itu merupakan kerja paling keras yang pernah saya lakukan selama hidup, namun sejak masih anak-anak, saya ingin menjadi sutradara film, jadi film apa yang lebih baik dibandingkan The Lord of the Rings?. Setiap hari ada keistimewaan. Film tersebut nyaris membunuh saya, namun sampai saat ini saya merasa sehat-sehat saja,'' kata Jackson, yang proyek berikutnya membuat lagi King Kong. Daftar Pemenang Film Terbaik: The Lord Of The Rings: The Return Of The King. Aktor Terbaik: Sean Penn (Mystic River). Aktor Pendukung Terbaik: Tim Robbins (Mystic River), Aktris Terbaik: Charlize Theron (Monster). Aktris Pendukung Terbaik: Renee Zellweger (Cold Mountain). Film Animasi Terbaik: Finding Nemo. Tata Artistik Terbaik: The Lord Of The Rings: The Return Of The King # Sinematography: Master and Commander: The Far Side Of The World # Kostum Terbaik: The Lord Of The Rings: The Return Of The King. Sutradara Terbaik: Peter Jackson (The Lord Of The Rings: The Return Of The King). Film Dokumenter Terbaik: The Fog Of War. Documentary Short Subject: Chernobyl Heart. Editor Terbaik: Jamie Selkirk (The Lord Of The Rings: The Return Of The King). Film Berbahasa Asing Terbaik: The Barbarian Invasions. Honorary Award: Blake Edwards. Tata Rias Terbaik: The Lord Of The Rings: The Return Of The King. Music (Score): Howard Shore (The Lord Of The Rings: The Return Of The King). Musik (Song): Howard Shore, Annie Lennox, dan Fran Walsh (LOTR). Short Film (Animated): Harvie Krumpet. Short Film (live Action): Two Soldiers. Sound Editing: Master and Commander: The Far Side Of The World. Sound Mixing: The Lord Of The Rings: The Return Of The King. Visual Effects: The Lord Of The Rings: The Return Of The King. Skenario Adaptasi: The Lord Of The Rings: The Return Of The King. Skenario Asli: Sofia Coppola (Lost In Translation). (ynews-ben-niek-46) | |||||