logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 2 Maret 2004 Semarang & Sekitarnya  
Line

Pemkot Hijaukan 972 Ha Lahan Kritis

TEMBALANG- Pemerintah Kota Semarang sejak tahun lalu telah berupaya melakukan rehabilitasi lahan kritis. Tahun ini kegiatan serupa dilakukan pada sekitar 972 hektare lahan kritis yang tersebar sejumlah kecamatan. Upaya itu merupakan pelaksanakan Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (GNRHL) yang merupakan program Departemen Kehutanan.

Penjelasan itu disampaikan Wali Kota, Rabu (25/2), saat mencanangkan GNRHL di Kecamatan Tembalang. Dalam pelaksanaan gerakan itu, pemerintah memberi bantuan 534.600 bibit tanaman, terdiri atas 137.200 batang bibit jati, 88.550 bibit durian, 95.150 rambutan, 87.100 mangga, sukun 63.400, dan bibit pete 63.200 batang. Bibit-bibit ini diberikan pada warga yang tersebar di 5 kecamatan, yakni Gunungpati, Tembalang, Banyumanik, Mijen, dan Ngaliyan.

Secara simbolis diserahkan sarana produksi pertanian sebanyak 41 unit yang diterima kelompok-kelompok tani GNRHL. Masing-masing unit terdiri atas handsprayer, cangkul, garpu, dan sabit. Total bantuan peralatan itu adalah 41 handsprayer, 287 cangkul, 246 garpu, dan 246 sabit.

Wali Kota mengingatkan, penghijauan merupakan program yang sangat penting. Manfaatnya bukan hanya untuk warga yang saat ini menanam, tetapi juga untuk generasi berikutnya. ''Jika biji sudah di tangan, walaupun besok kiamat tetap harus ditanam,'' kata dia.

Seandainya 20 tahun lalu program penghijauan seperti itu sudah dilakukan, maka kerusakan lingkungan di Kota Semarang bisa diminimalkan. Warga yang menanam juga bisa mengambil hasilnya.

Dia memberi contoh, hasil berupa buah-buahan bisa dipanen dan hasilnya dijual. Sedangkan untuk kayu jati, mungkin sudah ada yang bisa didiambil hasilnya untuk membeayai pembanguanan fasilitas-fasilitas publik.''Tanaman-tanaman itu harus dirawat sehingga 20 tahun lagi, anak cucu kita bisa mengambil hasilnya,'' kata dia. (G6-63)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA