logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 2 Maret 2004 Ekonomi  
Line

Kunjungan Wisatawan Jateng Naik 8,53%

SEMARANG- Kegiatan sektor pariwisata di Jawa Tengah naik sepanjang 2003 karena dukungan kondisi keamanan yang kondusif, meski krisis perekonomian nasional belum menunjukkan tanda-tanda pulih sepenuhnya.

''Indikator kenaikan dari peran sektor pariwisata itu terjadi dengan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan pada sejumlah obyek wisata di Jateng. Sepanjang 2003 kunjungan wisatawan 16.001.262 orang atau meningkat 8,53% dari tahun sebelumnya,'' ungka Drs Agus Suryono MM, Kadinas Pariwisata Pemprov Jateng, didampingi Kasubdin Pengembangan SDM Nurtjahjono di sela-sela penutupan kegiatan Fasilitasi dan Penyiapan serta Pembekalan Polisi Pariwisata 2004 di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK), kemarin.

Kegiatan yang diikuti 30 polisi pariwisata dari sejumlah daerah di Jateng itu akan dilanjutkan dengan praktik kerja lapangan di Bali bersama dengan polisi pariwisata setempat.

Agus mengemukakan, kunjungan wisata sebanyak itu terdiri atas wisatawan nusantara (wisnu) 15.712.337 orang atau naik 8,70% dan wisatawan mancanegara (wisman) 288.925 orang atau melonjak 0,12% dibandingkan dengan arus wisatawan pada 2002.

Dia menuturkan, kenaikan juga terjadi pada tingkat hunian hotel dan selama 2003 kunjungan tamu menginap 3.092.466 orang, mengalami lonjakan 2,73% dibandingkan pada 2002.

''Jumlah kunjungan tamu menginap itu terdiri atas tamu wisman 60.256 orang atau naik 2,05% dan untuk tamu wisnu melonjak 2,75% menjadi 3.032.210 orang dibanding tahun sebelumnya dengan rata-rata lama tinggal wisman 2,08 hari dan wisnu 1,84 hari,'' jelasnya.

Agus mengatakan, dengan kenaikan sektor pariwisata tersebut konstribusi langsung terhadap PDRB Jateng pada 2002 atas dasar harga berlaku juga meningkat 19,72% dibandingkan pada 2001.

Nilai kontribusi atas PDRB sebesar itu, lanjut dia, dengan perincian hotel senilai Rp 1.061.301, Rp 77.000.000, restoran dan rumah makan Rp 12.644.625,11, serta hiburan dan rekreasi senilai Rp 166.487.000,01. ''Sampai saat ini total hotel yang beroperasi di Jateng 6.000 buah terdiri atas hotel berbintang, kelas hingga melati.''

Jawa Tengah selain sebagai daerah tujuan wisata, faktor kondisi yang aman belakangan ini berpengaruh bagi wisatawan domestik ataupun asing untuk berkunjung.

Sudah Menjadwalkan

Beberapa kapal turis yang mengangkut wisatawan asing sudah menjadwalkan untuk berkunjung ke Jateng dengan memanfaatkan Pelabuhan Tanjungemas, Semarang.

Di Kota Semarang, tingkat hunian hotel berbintang awal tahun ini juga mulai menunjukkan peningkatan hingga tercatat mencapai di atas 60% dari sebelumnya periode yang sama tahun lalu 50%.

Jumlah kamar hotel yang beroperasi di ibu kota Jateng ini kini 3.000-an kamar. Kunjungan wisatawan dan tingkat hunian hotel di Jateng diperkirakan masih akan bergerak naik pada tahun ini. Telah terjadi kenaikan cukup signifikan, meski kendala bakal dihadapi khususnya pada Pemilu 2004.

Bila secara nasional suhu politik menjelang pemilu tidak diwarnai sejumlah kekerasan, maka Jawa Tengah tetap menjadi tujuan utama para wisatawan baik domestik maupun asing.(G2-82j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA