
| Senin, 1 Maret 2004 | Sala |
Mondar-mandir Jakarta-SoloBARANGKALI sebagian masyarakat di wilayah Surakarta belum mengetahui jika di daerah pemilihan (DP) V Jateng (Boyolali, Solo, Klaten, dan Sukoharjo) ada caleg putri yang berasal dari Jakarta. Dia adalah BRAY Kusmariana EW Djatikusomo. Caleg DPR dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dengan nomor urut 2 itu, putri kedua mantan Kasad Jenderal (purn) GPH Jatikusumo. ''Saya ditugaskan oleh organisasi kepemudaan Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI). Jadi keberangkatan saya menjadi caleg merupakan amanat organisasi,'' katanya kepada Suara Merdeka, saat menghadiri temu kader PKPI Kabupaten Boyolali, di Gedung Dharma Wanita, baru-baru ini. Sebagai putri bekas orang nomor satu di jajaran Angkatan Darat (AD) itu, dia tidak asing lagi dengan FKKPI. Melalui organisasi tersebut dia banyak mendapatkan pengalaman berorganisasi dan akrab bergaul dengan berbagai elemen masyarakat. Salah satu pertimbangan menjadi caleg DPR dari PKPI, kata ibu satu anak itu, yang pasti melaksanakan tugas organisasi. Tidak kalah pentingnya adalah memperjuangkan nasib rakyat kecil khususnya di wilayah Surakarta. Memprihatinkan ''Jika saya terpilih menjadi anggota DPR saya akan berjuang meningkatkan taraf hidup masyarakat kecil,'' janjinya. Selain itu dia juga akan memperjuangkan pembangunan fisik yang sangat memprihatinkan. Seperti jalan, jembatan, dan gedung yang rusak untuk diperbaiki. ''Kalau saya terpilih, pembangunan fisik menjadi perhatian yang harus diperjuangkan untuk diperbaiki,'' kata dia. Sejak beberapa bulan ini, dia mondar-mandir Jakarta-Solo. Di kota Bengawan dia tinggal di Baron. ''Saya harus banyak turun ke bawah untuk lebih mengakrabkan dan mengenal masyarakat. Kepada rekan-rekan pers sudah tentu saya minta dukungannya,'' kata dia.(Suti Harjoyo-14s) |