logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 1 Maret 2004 Semarang & Sekitarnya  
Line

Mayat di Parit Korban Pembunuhan

GROBOGAN- Teka-teki mayat yang ditemukan di sebuah parit di Desa Werdoyo Kecamatan Godong, Grobogan, Jumat lalu (20/2) terungkap. Korban adalah Widi Agus Suyanto (24) warga Dusun Seman Desa Wonosari Kecamatan Bulu, Temanggung.

Karena sudah diketahui identitasnya, kemarin makamnya di tempat pemakaman umum (TPU) Kampung Glugu, Purwodadi dibongkar. Jenazah selanjutnya dipindahkan ke Temanggung.

Pembongkaran kemarin disaksikan oleh Ariyadi (47), paman almarhum dan beberapa keluarganya serta Kaur Ops Reskrim Polres Temanggung Iptu Suyatno dan Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Budi Wijayanto SIK.

Pembongkaran mayat tersebut mengundang perhatian beberapa warga sekitar tempat pemakaman. Beberapa orang antusias menyaksian penggalian.

Menurut Ariyadi, keponakannya Rabu lalu (18/2) bermaksud menghadiri pesta perkawinan tetangga desanya tak jauh dari rumahnya di Dusun Wunut Desa Wonotirto Kecamatan Bulu, Temanggung. Dia menumpang mobil Toyota Kijang warna biru AA-7517-AE.

''Di perjalanan, Wiwid (panggilan korban) sempat menyalip Sisyanto, pakde-nya. Sesampai di pesta pernikahan, Sisyanto ternyata tidak bertemu Wiwid,'' tuturnya.

Menurut dia, korban yang pamit untuk menghadiri acara pernikahan, sampai dua hari belum juga pulang ke rumah, sehingga kedua orang tuanya resah. Apalagi Wiwid adalah anak tunggal dan tidak lama lagi akan menikah.

''Setelah dicari ke sana kemari tidak ditemukan, akhirnya kami lapor ke polisi. Ternyata keponakan kami jadi korban pembunuhan,'' ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP R Budi Wijayanto SIK mengatakan, identitas mayat Widi diketahui setelah pengembangan kasus penangkapan salah satu tersangka yang di Jakarta. Ada tiga tersangka yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut, yaitu Bejo alis Joni Pramudya, Mulyadi, dan Sukur. Ketiganya tinggal satu desa dengan almarhum.

Menurut pengakuan tersangka, kejadian itu berawal ketika mobil korban dicarter oleh ketiga tersangka tersebut. Rencanya mereka akan mengambil televisi di Semarang, tepatnya di palabuhan. Namun, rencana tersebut gagal.

Selanjutnya mereka bermaksud pulang. Saat istirahat di tengah perjalanan, Widi dijerat dengan ikat kepala dan ditusuk dengan gunting. Selanjutnya, korban dibuang di parit Desa Werdoyo Kecamatan Godong.

Selang satu hari Sukur pegi ke Jakarta membawa Kijang milik korban. Diduga Kijang tersebut akan dijual. Namun, sampai di salah satu jalan tol ban mobil kempes, sehingga harus diderek.

Petugas yang menderek mobil tersebut curiga, sebab di joknya terlihat bekas darah berceceran. ''Singkatnya, dia diperiksa oleh petugas dan mengaku telah membunuh korban,'' kata Kaur Ops Reskrim Polres Temanggung Iptu Suyatno.

Penangkapan tersebut kemudian dikembangkan hingga akhirnya teman tersangka, Bejo, warga Wonosari, Bulu, Temanggung ditangkap di Desa Menduran Kecamatan Brati, Grobogan. Adapun Mulyadi, warga Desa Mbansari Kecamatan Bulu, Temanggung ditangkap di Temanggung. (H3-83k)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA