| INDEKS BERITA HARI INI | Rabu, 25 Februari 2004 |
Akbar Akui Bertemu Mega
|
Gempa Guncang Maroko 300 Lebih Tewas
RABAT - Gempa dahsyat mengguncang wilayah utara Maroko, Selasa pagi kemarin, menewaskan lebih dari 300 orang dan merobohkan sejumlah rumah, kata para pejabat lokal dan laporan-laporan. Kebanyakan korban tewas adalah para wanita, anak-anak, dan lansia. |
|
Ribuan Petani Datangi DPRD Wonosobo
|
Dukung Diri Sendiri
|
|
|
Indonesia Akan Beli Peralatan Militer Polandia
JAKARTA - Presiden Megawati Soekarnoputri mengungkapkan, Indonesia akan membeli berbagai jenis peralatan militer dari Republik Polandia. Dalam jangka panjang kedua negara sepakat membuat usaha patungan persenjataan dan membuat desain bersama. |
Karyawan PT DI Bentrok dengan Aparat
BANDUNG- Karyawan PT Dirgantara Indonesia (DI) yang berniat memasuki halaman Masjid Habiburachman terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian dibantu prajurit TNI-AU, Selasa pagi, di pintu masuk utama Lanud Husein Sastranegara. |
|
|
Soetadi Siapkan Bonggo Pribadi
SEMARANG- Tidak ingin kecolongan poin lagi dalam pertandingan kandang. Itulah tekad Laskar Mahesa Jenar menghadapi pertandingan lanjutan Liga Indonesia Bank Mandiri X melawan tim tamu Semen Padang, Rabu sore ini di Stadion Jatidiri. Hasil seri saat lawan Persita Tangerang Minggu (22/2) lalu cukup menjadi pelajaran bagi PSIS. Karenanya, Indriyanto Nugroho cs sudah siap bertanding untuk meraih tiga poin. |
Korban DB Tambah Dua, 27 Masih Dirawat
|
|
|
Jangan Emosional Hadapi Mega-Akbar
JAKARTA- Para kader, termasuk peserta konvensi calon presiden (capres) Partai Golkar, diharapkan tidak terlalu emosional menanggapi kemungkinan koalisi Mega-Akbar dalam Pemilu 2004 mendatang. |
Pengabaian Lingkungan Penyebab DB
JAKARTA-PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melihat, maraknya penyebaran virus demam berdarah dengue (DBD) terutama disebabkan oleh ketidakpedulian masyarakat, termasuk pemerintah, terhadap masalah lingkungan. |
|
Pasien Kurang, Penyebab RS Tak Penuhi Target
SEMARANG- Sorotan terhadap target sejumlah subpos pendapatan yang tidak terealisasi pada APBD 2003 oleh beberapa fraksi di DPRD Jateng, secara tertulis dijawab Gubernur H Mardiyanto penyebab-penyebabnya. |
Dikhawatirkan Pakai Fasilitas Negara
SEMARANG- Kepala daerah harus bersifat netral dalam menghadapi pelaksanaan Pemilu 2004. Meski berangkat dari partai politik tertentu, kepala daerah harus bisa membedakan kapasitasnya antara sebagai kepala daerah dan kader partai. |
|
|
13 Saksi Dimintai Keterangan
BATANG-Aparat Polres Batang masih terus melakukan pelacakan terhadap pelaku penganiayaan terhadap Agus Triyono, Wakil Ketua Panwas Pemilu Kabupaten Batang. |
Gugatan terhadap Tempo Gugur
JAKARTA- Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang diketuai Saparudin Hasibuan menggugurkan gugatan terhadap wartawan Majalah Berita Mingguan Tempo Ahmad Taufik dan PT Tempo Inti Media yang diajukan pengusaha Tomy Winata. |
|
|
PNS Kampar Kembali Ujuk Rasa
KAMPAR- Meski sudah diminta untuk tidak berunjuk rasa, para pegawai negeri sipil (PNS) di Bangkinang tetap melakukannya, Selasa kemarin. Mereka mengecam Bupati Kampar Jefri Noer. Dalam peristiwa itu, sembilan pendemo ditangkap polisi. Kapolres Kampar AKBP Abdul Hasyim Gani menjelaskan, demo ratusan PNS itu bertajuk "Pawai Taaruf". Para pengunjuk rasa adalah pegawai staf dari Dinas Pendidikan dan Olahraga Kampar. |
Petugas Kloter 40 Akan Diklarifikasi
SOLO- Sesuai dengan rencana, Kamis besok, Ketua Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Adisumarmo Drs HM Chabib Thoha MA akan meminta klarifikasi terhadap Petugas Tim Petugas Ibadah Haji (TPIH), Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), ketua rombongan (karom) dan ketua regu (karu) kloter 40. |
|
|
Kerusakan Jalan Pantura Makin Parah
|
||